Saturday, 16 January 2021


Kenapa Kedelai Menghilang Saat Pandemi ini?

04 Jan 2021, 18:23 WIBEditor : Gesha

Bentuk dan kualitas kedelai lokal lebih unggul daripada kedelai impor | Sumber Foto:Tiara

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Benarkah kedelai menghilang dari peredaran di awal tahun ini? Ataukah ada faktor lainnya?

"Masalah kedelai yang ada adalah masalah global sehingga membuat harga kedelai yang ada secara global itu terpengaruh khususnya dari Amerika dan itu juga yang kita rasakan di Indonesia," ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) usai Rapat Koordinasi dan MoU pengembangan serta pembelian kedelai nasional di Kantor Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Jakarta, Senin (4/1).

SYL menegaskan kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, kontraksi seperti ini di Argentina misalnya juga terjadi polemik polemik terkait produksi kedelai, meskipun Argentina tergolong produsen terbesar kedelai di dunia.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Suwandi menambahkan faktor lain yang menyebabkan kenaikan harga kedelai impor yakni ongkos angkut yang juga mengalami kenaikan. Waktu transport impor kedelai dari negara asal yang semula ditempuh selama 3 minggu menjadi lebih lama yaitu 6 hingga 9 minggu. 

"Dampak pandemi covid 19 menyebabkan pasar global kedelai saat ini mengalami goncangan akibat tingginya ketergantungan impor. Peluang ini tentunya dimanfaatkan Kementan untuk meningkatkan pasar kedelai lokal dan produksi kedelai dalam negeri," tuturnya.

Kondisi di Indonesia kian diperparah dengan keadaan kedelai yang termasuk komoditas non lartas yang bebas impor kapan saja dan berapun volumenya tanpa melalui rekomendasi Kementan.

Terkait harga kedelai saat ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan sekitar 35 persen merupakan dampak pandemi covid 19, utamanya produksi di negara-negara produsen seperti Amerika Serikat, Brasil, Argentina, Rusia, Ukraina dan lainnya. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018