Wednesday, 14 April 2021


Petani Subang Sumringah, Gabahnya Dibeli Rp 4.400/Kg  

07 Apr 2021, 18:58 WIBEditor : Ahmad Soim

Serap bagah di Subang | Sumber Foto:Dok Humas Kementan

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Subang -- Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP) Kementerian Pertanian  di Kabupaten Subang, Jawa Barat menuai hasil menggembirakan. Para petani sumringah karena gabahnya dibeli langsung di lokasi panen dengan harga Rp 4.400/kilogram (kg) atau di atas harga pembelian pemerintah (HPP).

"Kami di Kelompok Tani Sinar Desa Mulyasari, Subang berjumlahkan anggota 52 orang mencakup 49 hektar produktivitasnya 9 sampai 10 ton perhektar. Gabah panen sekarang harganya di atas HPP yaitu Rp 4.400 per kilogram. Alhamdulillah kami senang," demikian dikatakan H. Zaeni akbar yang sekaligus Ketua Kelompok Sinar saat kegiatan serap gabah bersama tim GSGP Kementan bersama dinas pertanian dan Bulog di Desa Mulyasari, Subang, Rabu (7/4/2021).

Zaeni juga mengungkapkan rasa senangnya atas terpenuhinya pupuk. Menurutnya, pada penanaman padi musim tanam Oktober-Maret 2020/2021 tidak mengalami kendala pupuk sama sekali.

"Sebelum kita nyawah, kita rembuk tani dulu dan mengisis RDKK (rencanan definitif kebutuhan kelompok,- red). Sebelum masa pemupukan, pupuk subsidi sudah tersedia. Dan pada tahun ini karena ada kartu tani, mempermudah kami peroleh pupuk. Alhamdulillah tidak ada kendala," ucapnya.

BACA JUGA:

H. Zaeni sendiri menjual gabah hasil panennya ke Kostraling sebanyak 14 ton dengan harga Rp 4.400/kg. Kegiatan GSGP di Kabupaten Subang ini disaksikan Plt. Inspektorat Jendera Kementan, Bambang.

Bambang mengatakan tim GSGP akan menyerap gabah petani 400 ton per kelompok tani yang luasnya mencapai 50 hektar. Di hamparan lokasi serap gabah ini terdapat lahan padi sekitar 1000 hektar.

"Tanaman padi ini siap dipanen dalam seminggu kedepan. Dengan produktivitas sekitar 8ton perhektar, akan diserap gabah 8.000 ton di satu hamparan," sebutnya.

Pada waktu bersamaan yakni tepatnya Indramayu, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi pun melakukan kegiatan GSGP. Ia menyampaikan Kementan bersama mitra terus secara masif dan serentak melakukan kegiatan GSGP di lima kabupaten Provinsi Jawa Barat. Yakni Indramayu, Subang, Karawang, Cirebon, Bekasi dengan bersinergi antara Kementan, Bulog, Dinas Pertanian, Kostraling, Kodim dengan Tujuan untuk stabilitas harga Gabah saat panen raya.

"Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kegiatan serap gabah juga bertujuan untuk menjamin stok beras dan membantu petani untuk mendapat harga penjualan yang menguntungkan petani. Kesehateraan adalah prioritas program pemerintah. Petani untung, ketahanan pangan dan negara makin kuat," bebernya.

--+

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

 

Reporter : Som
Sumber : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018