Friday, 07 May 2021


Musim Kering, Petani Tanara Tanam Jagung di Lahan Sawah

29 Apr 2021, 15:18 WIBEditor : Ahmad Soim

Penyuluh Pertanian Lapangan, Ahmad Jazil | Sumber Foto:Suroyo

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang – Memasuki musim kering dan jumlah air yang berkurang untuk bertani, petani Tanara, Serang, Banten sebagian mulai menanam jagung dengan benih bantuan dari pemerintah.

Kecamatan Tanara merupakan daerah penghasil beras dengan luas hamparan sawahnya sekitar 2.190 Ha, yang terbagi ke dalam 9 Desa. Potensi luasan sawah ini  coba dimanfaatkan petani untuk menanam jagung ketika tidak ditanami padi. 

Pemerintah memberikan bantuan benih jagung hibrida untuk wilayah ini. Bantuan ini akan dimanfaatkan petani pada masa bera.  

Memasuki  musim kering dan ketersediaan air yang semakin berkurang, petani  di Tanara mulai menanami jagung yang dinilai adaptif terhadap kondisi ketersediaan air dibandingkan tanaman padi.

BACA JUGA:

Ketua Kelompok Tani penerima bantuan benih jagung ini, Sanwani mengatakan, benih akan ditanam petani pada musim bera atau musim kedua untuk lahan yang kurang akses air. “Benih bantuan ini akan kami manfaatkan untuk ditanam pada masa yang biasanya bera setelah panen musim tanam kedua. Sebagian lagi ditanami petani pada musim tanam kedua di sawah yang memang akses airnya kurang” Ungkapnya. 

Penyuluh Pertanian Lapangan, Ahmad Jazil menambahkan bahwa Kecamatan Tanara ini mempunyai potensi yang besar dengan luas hamparan sawah yang besar dan perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada lahan dibiarkan bera tanpa ditanami apa-apa pada periode tertentu. 

“Tanara ini potensi produksi tanaman  pangannya sangat besar, terlihat dari hamparan sawah yang luas. Sayang jika seandainya ada lahan yang menganggur. Jika pada musim yang biasanya lahan dibiarkan bera saja semua petani menanami lahan sawahnya dengan komoditas jagung, bisa dipastikan Tanara bisa menjadi daerah penghasil jagung yang besar di Kabupaten Serang untuk komoditas pangan selain padi” ujar Jazil kepada Tabloid Sinar Tani (28/4)

Penanaman jagung ini lanjutnya juga tidak memerlukan pengolahan lahan yang rumit seperti padi dan cukup adaptif terhadap kondisi air, sehingga memudahkan petani dalam proses budidayanya. Pemerintah sendiri memberikan bantuan benih jagung untuk luasan lahan 50 Ha di Kecamatan Tanara pada musim ini.

----

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018