Friday, 18 June 2021


Menjamin Keamanan Pangan, Penyuluh Serang Dilatih Pendataan PSAT

10 Jun 2021, 19:38 WIBEditor : Gesha

Sosialisasi Pendataan, Sertifikasi dan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) | Sumber Foto:Darma

TABLOIDSINARTANI. COM, Serang -- Keamanan pangan merupakan salah satu isu sentral yang berkembang di masyarakat. Karena itu, pendataan, sertifikasi dan registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) sangat penting dipahami penyuluh yang mendampingi petani. 

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. 

Karenanya, Pemerintah dan Pemerintah Daerah terus menjamin terwujudnya penyelenggaraan keamanan pangan disetiap rantai pangan secara terpadu.

Seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 53 tahun 2018 tentang Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), dan PP No 86 tahun 2019 tentang Keamanan Pangan  untuk mendukung penguatan dan pemanfaatan sistem keamanan pangan. 

Karenanya, Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang, Rabu (9/6) mengundang perwakilan penyuluh,  perwakilan pelaku usaha, dan perwakilan pelaku utama yang berada di Kecamatan Padarincang, Pabuaran, dan Ciomas dalam rangka Sosialisasi Pendataan, Sertifikasi dan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Padarincang.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Bapak Yuli Saputra, S.T.P., M.M. mengatakan kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terhadap penjaminan mutu  dan keamanan PSAT.

"Sehingga bisa menjamin keamanan pangan bagi konsumen (Masyarakat Kabupaten Serang pada Khususnya, dan seluruh masyarakat pada umumnya), dan meningkatkan daya saing suatu produk," jelasnya. 

Diakuinya, dalam memilih suatu produk, masyarakat modern tidak hanya melihat dari ketersediaanya saja, melainkan juga mempertimbangan keamanan pangannya.

"Keamanan pangan menjadi salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam menentukan kualitas sebuah produk. Dengan adanya Registrasi tersebut pemerintah daerah sudah bisa menjamin bahwa prodak yang meraka edarkan keamanan pangannya sudah terjamin," tambahnya. 

Ke depannya, bersama pemerintah akan mencoba menggerakan semua elemen pelaku usaha untuk mendaftarkan atau meregistrasi prodak prodak yang mereka hasilkan.

Sosialisasi ini selama 1 minggu (7 Juni- 14 Juni) sehingga penyuluh mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai Pendataan, Sertifikasi dan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) demi menjamin keamanan pangan. 

Reporter : Darma (PPL Serang)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018