Tuesday, 03 August 2021


Begini Cara Potek Daun Talas Beneng, Hasilkan Kualitas Gold

14 Jun 2021, 17:17 WIBEditor : Gesha

Potek daun Talas beneng | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang-- Talas Beneng kini menjadi andalan Kabupaten Serang untuk ekspor. Daun kualitas gold dari Talas Beneng juga menjadi incaran. Perlu cara panen tertentu. 

Budidaya talas beneng semakin hari semakin diminati oleh petani di seluruh indonesia karena selain budidayanya yang mudah hasil yang didapat juga lumayan menggiurkan, Permintaan pasar export baik umbi dan daun talas beneng semakin tinggi beberapa negara yang meminta hasil panen dari komoditas talas beneng ini yaitu Belanda, Australia, Selandia baru, Turki dan ada beberapa negara Asean.

Arifullah sebagai penyuluh pertanian kabupaten serang terus membimbing, mendampingi dan memotivasi para petani dalam berbudidaya talas beneng mulai teknik budidaya sampai ke pemasaran hasil.

"Dalam kesempatan ini saya akan berbagi tips bagaimana cara menghasilkan daun hasil rajangan kering yang berkualitas, daun yang seperti apa dan cara fermentasinya bagaimana, " ungkapnya kepada tabloidsinartani.com.

Arif menambahkan,  hasil akhir permintaan daun yang dieksport adalah daun hasil rajangan kering dengan kwalitas gold dan berukuran 0,6-0,8 milimeter. "Sudah beberapa kali kami ujicoba dalam untuk menghasilkan hasil rajangan daun kering yang berkwalitas dan kami menemukan dangan cara potek daun dan proses fermentasi langsung di pohonnya, " tuturnya. 

Arif menuturkan, 3 hari sebelum dipanen, daun yang sudah tua sebanyak 2-3 daun dalam satu pohon  dilakukan pemotekan/pematahan pelepah. Setelah 3-4 hari daun akan menguning dengan sendirinya di pohon. "Baru kita lakukan pemanenan, setelah itu daun yang kuning tersebut bisa langsung dirajang dengan mesin perajang tanpa harus melakukan pemeraman dulu. Cara seperti ini menurut saya yang lebih efektif dan efisien," tambahnya. 

Reporter : Arifullah
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018