Sunday, 24 October 2021


Rumah Kedelai ala Grobogan

17 Jul 2013, 10:06 WIBEditor : Nuraini Ekasari sinaga

Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi kedelai agar bisa mencapai target swasembada pada 2014 mendatang. Sasaran tersebut akan sulit tercapai tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah (Pemda).

Salahsatu dukungan nyata adalah dari Pemda Grobogan, Jawa Tengah. Sebagai salahsatu sentra produksi kedelai dan menjadi penghasilan utama petani di wilayah tersebut, Pemda Grobogan mengembangkan Rumah Kedelai.

Konsep tersebut dikembangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama Pemda Kab. Grobogan. Dengan Rumah Kedelai, pengembangan komoditas  bisa terintegrasi dan komprehensif, dari hulu hingga hilir dengan pendekatan agroindustri kedelai. Konsep Rumah Kedelai melalui pendekatan kewilayahan, yaitu Pengembangan Kawasan Sentra Produksi.

Kawasan tersebut meliputi  tujuh kabupaten potensi kedelai di Jawa tengah, yaitu Kabupaten Grobogan sebagai Pusat Pertumbuhan. Lalu didukung kabupaten penyangga yang meliputi Kabupaten Demak, Pati, Blora, Rembang, Sragen dan Wonogiri.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, Haryono mendukung sepenuhnya pengembangan Rumah Kedelai Grobogan (RKG) yang digagas Pemerintah Kabupaten Grobogan. Salahsatu bentuk dukungan tersebut adalah dengan memberikan bantuan benih sumber (BS) kedelai varietas Grobogan untuk pertanaman seluas 10 ha. Dengan bantuan BS tersebut diharapkan akan didapatkan 800 ribu ton benih sebar (ES) yang dapat ditanam petani.

Untuk mewujudkan RKG ini perlu pertemuan lebih lanjut untuk membahas aspek teknis dan menetapkan lingkup dari RKG ini.  Ada tiga alternatif terkait ruang lingkup RKG ini, apakah dibangun untuk skala lokal, skala regional Jawa Tengah ataukah skala nasional.

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018