Thursday, 23 September 2021


Rendah Kalori, Gula Singkong Cocok untuk Diet

13 Sep 2021, 19:52 WIBEditor : Yulianto

Makan Singkong | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Singkong merupakan salah satu bahan makanan yang cukup populer di Indonesia. Sebagai tanaman  kaya akan karbohidrat, tak heran bila kemudian di beberapa daerah ada yang menjadikan sebagai bahan pengganti nasi. Bahkan singkong juga berpotensi sebagai penghasil gula.

Hal ini karena singkong memberikan efek cepat kenyang pada perut. Sebagai salah satu sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh, singkong kerap dijadikan berbagai macam olahan makanan seperti singkong rebus atau singkong goreng.

Selain kedua olahan tersebut, masih banyak kreasi olahan dari bahan dasar singkong yang memiliki manfaat dan dapat dijadikan sebagai subsitusi pengganti gula, tepung terigu dan beras. 

Singkong dapat diolah menjadi gula yang memiliki kandungan sangat baik bagi kesehatan tubuh. Gula singkong berasal dari tapioka singkong yang diolah menggunakan enzyme Alfa amylase dan Gluco amylase. Manfaat gula singkong sangat beragam dari kandungan yang rendah kalori hingga dapat mencegah gigi keropos. 

Hal tersebut dikemukakan Johan Irawan selaku pemilik Sari Tela Utama dalam Webinar Propaktani Series episode ke 99 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) pada 11 September 2021.

Ia mengatakan bahwa gula singkong merupakan salah satu altenatif pengganti gula putih yang dapat untuk konsumsi sehari – hari. “ Kandungan kalori pada gula singkong sangat rendah, sehingga baik  untuk program diet serta dapat mencegah obesitas,"  kata Johan. 

Selain itu, sifat gula singkong yang memiliki rasa manis dua kali lipat dibanding gula biasa, serta mudah larut dalam air dan tidak mengubah rasa. Dengan demikian, dapat digunakan sebagai campuran minuman seperti teh dan kopi bahkan dapat digunakan sebagai bumbu masak dan salah satu bahan pembuat kue.

Selain dapat diolah menjadi gula, salah satu olahan singkong yang paling populer adalah tepung singkong atau lebih dikenal dengan nama lain tepung mocaf. Tepung mocaf merupakan tepung yang memiliki kandungan bebas gluten yang memiliki tekstur paling mendekati tekstur tepung terigu sehingga dapat digunakan sebagai bahan membuat aneka masakan dan kue dengan hasil olahan yang baik.

Seperti yang dikatakan  Shinta, pemilik usaha berbahan baku tepung mocaf Shiji pada acara yang sama mengatakan tepung mocaf sangat mudah diolah menjadi mie/udon, roti, aneka dimsum, aneka kue kering, kue basah dan sebagai tepung pelapis gorengan.

Selain itu, tepung mocaf sangat cocok untuk masyarakat yang membutuhkan diet gluten dan untuk golongan masyarakat dengan kondisi tertentu seperti diabetes, gerd, auto imun dan autism.

Sementara di tempat terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan,  pengembangan olahan singkong yang beragam dan memasyarakatkan singkong ke semua golongan masyarakat merupakan bentuk dari penggalakan gerakan Diversifikasi Pangan dan Diversifikasi Konsumsi pangan lokal Indonesia.

Hal tersebut sesuai dengan kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang tertuang dalam Cara Bertindak ke 2 yaitu Diversifikasi Pangan dari 5 Cara Bertindak Pembangunan Pertanian 2020 – 2024.

Reporter : Humas Ditjen Tanaman Pangan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018