Monday, 24 January 2022


Agar Benih Tersedia, BUMD Makmur Kerjasama Penangkaran Benih

04 Jan 2022, 09:11 WIBEditor : Gesha

Penanaman benih | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tenggara - Kelompoktani (Keltan) Ujung Pulo bekerjasama dengan BUMD Makmur Sepakat melaksanakan tanam benih padi di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Badar, Aceh Tenggara. 

"Kegiatan ini selain bermanfaat untuk masyarakat di Desa Kuta Tinggi khususnya juga bagi petani di Aceh Tenggara umumnya. Untuk itu pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik, agar benih yang dihasilkan lebih berkualitas sehingga nantinya bisa ditanam kembali oleh petani lainnya," ucap Anggota Komisi II DPRA, Yahdi Hasan Ramud  yang hadir dalam penanaman benih. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada lahan kelompok seluas 2 hektar menggunakan benih unggul Inpari 32 dengan sistim tanam Jajar Legowo 2 : 1.

Yahdi Hasan Ramud juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Makmur Sepakat atas kepedulian serta dukungannya terhadap petani.

Ditambahkan bahwa pihaknya akan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. "Kami selalu mendukung agar benih unggul selalu tersedia, sebab benih ini dapat meningkatkan produksi serta menambah pendapatan petani," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Yahdi juga menyampaikan terimakasih kepada penyuluh yang telah melaksanakan tugas dengan tulus dan mendampingi petani secara maksimal. "Pasalnya peran penyuluh di lapangan sangat menentukan sebagai ujung tombak pembangunan pertanian," ucapnya.

Direktur BUMD Makmur Sepakat Ir. Elzan Albar mengharapkan kepada kelompoktani yang lainnya untuk dapat melaksanakan penangkaran benih, agar benih padi di Aceh Tenggara tersedia pada saat dibutuhkan, sehingga petani bisa melaksanakan tanam serentak untuk menghindari serangan hama dan penyakit.

Ruslianto SP selaku penyuluh P3K BPP Kecamatan Badar mengungkapkan selain terkenal sebagai sentra produksi Jagung, Aceh Tenggara juga memiliki potensi luas baku sawah 8.778 hektar.

Selama ini produktivitas padi di kelompok tersebut hanya 4,5 ton per hektar. Dengan menggunakan benih unggul potensi hasilnya akan lebih meningkat menjadi 6.5 ton/ha. "Apalagi saat ini petani menanam label ungu, jadi hasilnya nanti bisa dijadikan benih untuk ditanam kembali," imbuhnya. 

Acara tersebut selain dihadiri anggota Komisi II DPRA Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan Ramud, Direktur BUMD Makmur Sepakat Ir. Elzan Albar, juga Pengawas Benih Tanaman Kab. Aceh Tenggara, Koordinator BPP Badar Mahlil Baon, SST serta penyuluh BPP Badar dan ketua Kelompoktani.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018