Tuesday, 28 June 2022


Inpari Nutrizink Hadir di Lahan Petani Bangkal Banjarbaru

07 Feb 2022, 12:57 WIBEditor : Herman

Padi Inpari Nutrizink di Lahan Petani di Bangkal, Banjarbaru, Kalsel

TABLOIDSINARTANI.COM, Banjarbaru --- Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian terus melakukan terobosan guna memenuhi kebutuhan bahan pangan berkualitas kepada masyarakat. Salah satunya Inpari Nutrizink yang kaya akan unsur zink sehingga sangat baik dikonsumsi agar terhindar dari stunting.

BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan bersama DKP3 Kota Banjarbaru dan Poktan Sumber Bahagia saat ini melakukan demplot tanaman padi varietas Inpari Nutrizink seluas 2 hektar pada sawah tadah hujan di Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, kota Banjarbaru.  

Demplot ini dibuat untuk menindak lanjuti kunjungan kepala Balitbangtan BPTP Kalsel Dr. Muhammad Amin, S.P., M.Si. bersama Laisson Officer Kota Banjarbaru untuk melihat keberadaan lahan sawah di wilayah Kota Banjarbaru yang lebih di kenal sebagai kota administrasi, kota pelajar dan tempat dimana  bandara internasional provinsi Kalimantan Selatan berada.

“Kawasan tanaman padi varietas lokal seluas ± 850 hektar ini jika ditanami padi varietas unggul maka akan berpeluang untuk peningkatan pendapatan petani,” ungkap Dr. Muhammad Amin, S.P., M.Si. 

Pernyataan tersebut langsung disambut baik PPL Kelurahan Bangkal, Tino Lukman Hidayat, SP. dan Ketua Poktan Sumber Bahagia, Aspihani.  Pada tahun  2021 Aspihani bersama Poktan Sumber Bahagia mencoba tanam padi varietas unggul melalui demplot di lahan mereka  yang berada dalam Kawasan tersebut seluas ± 3 hektar.  

Diungkapkan Kepala Dinas DKP3 Kota Banjarbaru, Hj. Siti Hamdah, S.P., M.T., Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, termasuk daerah stunting di kota Banjarbaru, sehingga demplot ini sangat tepat dilakukan.  

Simultan dengan kegiatan hilirisasi teknologi dan inovasi Balitbangtan melalui BPTP Kalsel tahun 2021, maka bantuan benih varietas unggul tersebut diberikan dan diikuti dengan pendampingan inovasi teknologi oleh Laisson Officer Kota Banjarbaru Ir. Sri Hartati, M.P.

Penyuluh Pertanian yang mewilayahi sekaligus menjadi pendamping langsung kegiatan demplot ini, mempunyai keinginan yang kuat untuk memanfaatkan lahan petani yang belum digunakan sampai bulan yang mereka tentukan untuk tanam padi kembali. Karena petani di wilayah tersebut selama ini hanya menanam padi lokal yang dalam satu tahun hanya satu kali tanam.  

Bantuan benih Inpari Nutrizink untuk lahan seluas 2 ha dan Inpari 42 GSR di lahan 1 ha dari BPTP Balitbangtan Kementerian Pertanian ini sangat bermakna bagi masyarakat. Karena disamping memenuhi kebutuhan benih yang diinginkan, kandungan zink yang ada pada Inpari Nutrizink sebesar 34,51 ppm diatas rata-rata 29,54 ppm bisa menjadi solusi bagi masyarakat kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka yang termasuk wilayah stunting. 

Demplot Inpari Nutrizink dan Inpari 42 GSR ini merupakan tanam perdana varietas unggul padi sekaligus penggunaan metode penyuluhan dalam mendiseminasikan varietas unggul baru tanaman padi pertama di Kelurahan Bangkal.  

Keberadaan Inpari Nutrizink di lahan petani Kalimantan Selatan relatif sedikit, hal ini tergambar dari  MH 2021/2022. Dari 13 Kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, baru dua Kabupaten yakni Kabupaten Tanah Laut seluas 17 hektar dan Kabupaten Kotabaru seluas 99 hektar (BPSB, Desember 2021), ditambah 2 hektar yang sedang ditanam petani Bangkal Kota Banjarbaru saat ini. 

Dengan berbagai upaya dan inovasi Ratel dari Balittra Banjarbaru, tanaman yang kini sudah mengeluarkan malai ini bisa melewati berbagai kendala termasuk serangan OPT seperti ulat grayak, keong, tikus burung Manyar hingga tikus,  sehingga tidak lama lagi akan panen.

Reporter : Sri Hartati , Muhammad Amin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018