Wednesday, 10 August 2022


Bulog Siap Jadi Operator Badan Pangan Nasional

27 Feb 2022, 13:42 WIBEditor : Yulianto

Dirut Perum Bulog, Budi Waseso menemani Presiden Joko Widodo di gudang Bulog | Sumber Foto:Humas Bulog

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Perum BULOG siap menjadi operator Badan Pangan Nasional atau NFA (National Food Agency). Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Bisnis Perum BULOG Febby Novita yang menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan tema BULOG Era Badan Pangan Nasional di Bogor, Jum’at (25/2).

Acara ini dihadiri Rektor IPB, Kepala Badan Pangan Nasional, Direksi dan Dewan Pengawas BULOG, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Sosial, Badan Ketahanan Pangan, Direksi Holding Pangan dan para ahli pangan.

Febby mengatakan, pihaknya telah bersiap dalam menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional (NFA). BULOG sudah menyiapkan infrastruktur sepanjang rantai pasok mulai dari hulu, produksi, pengolahan, distribusi, pemasaran, hingga penjualan.

Selain itu BULOG juga telah melakukan digitalisasi sistem menggunakan ERP sehingga lebih optimal bagi pengembangan kegiatan operasional Perusahaan. Bahkan BULOG telah membentuk jaringan dan menjalin sinergi dengan BUMN, mitra supplier, mitra pengolahan, mitra penjualan, dan stakeholder lainnya.

Badan Pangan Nasional (NFA) yang sudah resmi dinahkodai Arief Prasetyo Adi sejak dilantik Presiden Jokowi pada 21 Februari lalu langsung tancap gas merumuskan agenda kerjanya. Arief memberikan respon positif terhadap hasil kajian IPB mengenai formulasi kebijakan pangan oleh NFA dan pelaksanaannya oleh BULOG. Kajian tersebut dinilainya telah lengkap dan dapat dijadikan momentum untuk melakukan perubahan yang signifikan terhadap tata kelola urusan pangan.

Dia menyebut perlunya kolaborasi dan sinergi dari seluruh kementerian/lembaga dan stakeholders pangan. Pendekatan sains dan technology dari IPB ini sudah lengkap dan bagus sekali sebagai masukan yang berharga bagi NFA, termasuk untuk BULOG.

"Kita bicara future pangan, karena kita mau bertransformasi untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok, berbenah dari sekarang, banyak hal yang harus diatur termasuk preparation setiap komoditas pangan” kata Arief.

Arief menilai, infrastruktur yang cukup besar miliki BULOG dapat dioptimalkan dan dipetakan, kemudian dilakukan revitalisasi dan digitalisasi. Gudang BULOG yang tersebar seluruh pelosok dapat menampung berjuta ton stok pangan, milik mitra pedagang  atau pelaku usaha pangan maupun swasta, sehingga semua dapat bersinergi bersama - sama sebagai upaya transformasi pangan.

 

Reporter : Julian
Sumber : Perum Bulog
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018