Tuesday, 28 June 2022


Petani Banjarbaru Sukses Panen Perdana Jagung JH-37

19 Apr 2022, 13:40 WIBEditor : Herman

Panen Perdana Jagung JH-37 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan | Sumber Foto:Sri Hartati

TABLOIDSINARTANI.COM, Banjarbaru --- Jagung JH-37 atau Jagung Katulu menjadi komoditi menjanjikan bagi Ibukota baru Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan dilakukannya panen pedana Jagung JH-37, membangkitkan geliat petani di  Banjarbaru, Kalimantan Selatan untuk terus menanam jagung hibrida inovasi Balitbangtan Kemtan.  

Petani di Banjarbaru, Kalimantan Selatan saat ini melakukan panen perdana jagung hibrida Balitbangtan Kemtan varietas JH-37 atau juga disebut ”Jagung Katuju” dengan hasil ubinan 9,8 Ton/ha. Benih yang digunakan dalam penanaman ini berasal dari produksi benih petani desa Jilatanalur, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanah Laut yang baru pertama kali dicoba dan lulus sertifikasi benih dibawah binaan BPTP Balitbangtan Kemtan Kalsel tahun 2021.

Hal ini menunjukkan bahwa Kelurahan Sungai Ulin sudah menggunakan inovasi varietas unggul jagung pakan JH-37 dengan hasil yang menggembirakan. “Saya mau tanam lagi dengan luasan yang lebih banyak, walaupun saat ini sudah ada tanaman tersebut yang saya tanam,” ungkap Warsito petani yang pertama kali tanam dan panen perdana.

Selama ini, Petani Kelurahan Sungai Ulin hanya menanam jagung manis selain sebagai konsumsi sebagian dijual. Pemasaran hasil jagung pakan tersedia dan mudah dijangkau petani kota Banjarbaru karena lokasi pabrik pakan terletak di Kabupaten Tanah laut, sehingga ada peluang yang besar untuk meningkatkan pendapatan petani terkait dengan kebutuhan pabrik akan jagung pakan sebagai bahan dalam pengolahan pakan ternak yang saat ini ± Rp.6.000/kg.

Nama Jagung Katuju diberikan kepada jagung hibrida varietas JH-37 oleh Bupati Tanah Laut dimana dua buah pabrik pengolahan pakan ternak tersebut berada.

“Bagaimana caranya jagung pakan bisa hadir di Kota Banjarbaru karena memiliki prospek yang besar terhadap peningkatan pendapatan petani,” ucap Ani Purwanti, S.P. Koordinator Tanaman Pangan DKP3 Kota Banjarbaru yang sebelumnya Kasie Tanaman Pangan, saat konsultasi dengan LO wilayah Kota Banjarbaru Ir. Sri Hartati,M.P di kantor BPTP Balitbangtan Kemtan Kalsel.

Keinginan inipun bersambut dengan adanya inisiasi pengembangan jagung pakan varietas JH-37 dari Balitbangtan Kemtan melalui kegiatan hilirisasi teknologi dan inovasi Balitbangtan komoditas jagung tahun 2021.

Motivasi tinggi PPL Kelurahan Sungai Ulin, Nur Sulha Nilawati, S.P dan Warsito, petani dari poktan Karya Bersatu untuk mencoba menanam jagung pakan di lahan seluas ± 3,5 hektar yang akan dikelolanya. Dan berharap akan terus melakukan penanaman hingga 20 hektar lebih.

Kolaborasi antara DKP3 Kota Banjarbaru melalui Kabid TPH & Bun, BPTP Kalsel melalui LO wilayah Kota Banjarbaru, BPP Banjarbaru melalui PPL di Kelurahan Sungai Ulin dan anggota poktan Karya Bersatu maka terlaksananya panen jagung hibrida Balitbangtan Kemtanv narietas JH-37 ini.

Kota Banjarbaru sendiri sejak bulan Maret 2022 telah resmi menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya berada di Kotamadya Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kotamadya Banjarmasin berdekatan wilayahnya karena hanya berjarak ± 33 km dan juga merupakan kota dimana bandara international Syamsuddin Noor berada.

Kota Banjarbaru yang merupakan kota administratif/perkantoran juga mendapat julukan sebagai kota pelajar ini memiliki Indeks Pembangunan manusia atau IPM tahun 2021 tertinggi di provinsi Kalimantan Selatan, yakni mencapai 79,26. Seluruh wilayah Kota Banjarbaru (371,4km2) merupakan bagian dari kawasan Banjar Bakula atau Banjarmasin Raya yang merupakan salah satu wilayah metropolitan di Indonesia, meliputi Kota Banjarmasin dan daerah penyangganya seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan KabupatenTanah Laut.

Kota Banjarbaru sendiri memiliki potensi lahan untuk tanaman pangan dan hortikultura yang tersebar di lima Kecamatan, yakni; Cempaka ( 1.247.00 ha), Lianganggang (5.809,00 ha), Landasan Ulin (489,00 ha), Banjarbaru Selatan (541,46 ha), Banjarbaru Utara ( 470,32 ha) dan dua puluh kelurahan, dengan jumlah penduduk 258.753 jiwa (2021). Kecamatan Banjarbaru Utara tepatnya Kelurahan Sungai Ulin,  

 

Kota Banjarbaru terus melangkah menuju Pertanian Maju, Mandiri dan Modern.

Reporter : Sri Hartati
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018