Friday, 01 July 2022


Kepala Bapanas : Chef Sebagai Duta Pangan Lokal Indonesia

19 May 2022, 11:15 WIBEditor : Gesha

Logo Bapanas | Sumber Foto:Dok. Bapanas

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pangan Lokal Indonesia masih seringkali belum dipandang prestise oleh berbagai pihak. Karena itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengajak chef-chef Tanah Air untuk menjadi ambassador (duta) Pangan Lokal untuk semakin menggugah rasa masyarakat mengolah ragam pangan lokal. 

"Indonesia punya chef-chef ternama yang diyakini mampu menciptakan keragaman olahan pangan, ada chef Juna, chef Sisca Soewitomo, dan chef ternama lainnya. Saya berharap melalui peran chef ini dapat memperkenalkan beragam kekayaan pangan Indonesia, memperkaya dan melestarikan kuliner di Indonesia serta mengangkat industri pangan nasional,” sebut Kepala Bapanas/National Food Agency (NFA),  Arief Prasetyo Adi dalam peresmian Chef Expo 2022, Rabu (18/05).

Arief menambahkan,  Indonesia memiliki 77 jenis sumber karbohidrat, 226 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, dan 110 jenis rempah dan bumbu-bumbuan. Menurut dia, melalui peran chef diharapkan dapat mengoptimalkan keragaman sumber pangan, mewujudkan kemandirian pangan Indonesia, serta memperkenalkan keragaman pangan lokal ke tingkat global.

National Food Agency (NFA) sendiri menargetkan keragaman pangan nasional mencapai 92,8 persen di tahun 2022. Sedangkan pada tahun 2021 capaian skor pola pangan harapan (PPH) konsumsi nasional hanya mencapai 87,2 persen. “Tahun 2021, capaian skor PPH konsumsi nasional sedikit meningkat namun masih di bawah angka target RPJM tahun 2021 sebesar 91,6 persen. Tahun ini keragaman pangan nasional ditargetkan menjadi 92,8 persen," kata Arief.

Untuk meningkatkan pemanfaatan kekayaan pangan Indonesia, peningkatan keragaman pangan lokal dapat dilakukan dengan sinergisitas bersama. "Sejalan dengan amanah Presiden Joko Widodo bahwa pangan menjadi fokus utama, oleh karenanya mari kita bersama-sama bersinergi, berkolaborasi mengoptimalkan keragaman konsumsi pangan Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, menurut Arief penting untuk masyarakat meningkatkan konsumsi protein hewani termasuk ikan, ubi-umbian, kacang, sayur, dan buah untuk mempercepat tercapainya target PPH di tahun 2022. "Penting untuk masyarakat meningkatkan konsumsi protein hewani termasuk ikan, aneka ubi dan kacang serta sayur dan buah untuk mempercepat tercapainya PPH Konsumsi Indonesia Tahun 2022," ujarnya.

 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018