Friday, 01 July 2022


Jagung JH-37 Balitbangtan Kemtan, Bikin Petani Jatuh Cinta

13 Jun 2022, 11:48 WIBEditor : Herman

Panen Jagung JH-37 | Sumber Foto:Sri Hartati

TABLOIDSINARTANI.COM, Banjarbaru --- Kota Banjarbaru telah membuktikan jagung pakan balitbangtan kemtan (JH-37) dapat tumbuh dengan baik, hal ini terlihat dari hasil panen MT I di kelurahan Sungai Ulin kecamatan Banjarbaru Utara sebesar 9,8 ton/ha pipilan kering dan MT II yang panen di kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin sebesar 8,96 ton/ha pipilan kering.

Tongkol jagung JH-37 berat dan padat dengan penampilan yang menarik dan biji jagung penuh sampai ujung tongkol. Varietas JH-37 yang bersifat stay green saat panen ini menunjukkan vigor tanaman yang kokoh selama pertumbuhan dan cendrung tahan terhadap cekaman seperti kekurangan air.  

Pada saat umur tongkol masih muda serangan tikus terjadi namun tidak dilakukan pengendalian. “Biarlah tikus juga mau menikmati jagung yang saya tanam, dan tidak seberapa”, ujar Hadi Waluyo selaku anggota Poktan Hidup Mekar ini,

“Yang jelas saya suka dengan JH-37 dan ingin terus menanam dan selalu ada di lahan yang saya miliki,”  Ungkap ketua poktan Hidup Mekar, Mahyuni.  

Dorpi Helwina Siahaan, S.P. selaku PPL di Kelurahan Guntung Manggis menyampaikan bahwa bpk Hadi Waluyo menanam jagung yang hasilnya untuk dijadikan pakan ternaknya sendiri baik serasah maupun tongkolnya, sedangkan bpk Sunaryo hasilnya langsung di jual.

Lokasi penanaman dan panen JH-37 di kelurahan Guntung Manggis Poktan Hidup Mekar Kecamatan Landasan Ulin ini merupakan rekomendasi Sudarta, S.P. selaku Mantri Tani Kecamatan Landasan Ulin.

Keberhasilan penanaman hingga panen saat ini merupakan hasil kerjasama antara BPP Landasan Ulin melalui Mantri Tani, PPL dan Petani poktan Hidup Mekar dengan DKP3 Kota Banjarbaru dan BPTP Balitbangtan Kemtan Kalsel.

Hadi Waluyo, anggota Poktan Hidup Mekar kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin dan Warsito Poktan Karya Bersatu kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara sudah jatuh cinta dengan jagung hibrida JH-37 dan ingin menanam kembali benih yang sama setelah melihat pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, warna daun, warna rambut pada tongkol muda) dan hasil yang diperoleh.

Inisiasi pengembangan jagung pakan JH-37 di kota Banjarbaru simultan dengan hilirisasi inovasi teknologi balitbangtan kemtan varietas unggul jagung pakan di wilayah kalimantan selatan ini menandakan berjalan dengan baik, dimana panen JH-37 terus berlangsung dimulai dari bulan April, Juni dan akan panen lagi bulan Agustus 2022.

 

Keberadaan dua buah pabrik pakan di kabupaten Tanah Laut yang berdekatan dengan Kota Banjarbaru menjadikan motivasi petani untuk melakukannya. Kabid. Tanaman Pangan, Perkerbunan dan Hortikultura DKP3 Kota Banjarbaru, Ani Purwanti, S.P. setuju dengan pernyataan petani tersebut: “kalau komoditas ini dirasakan menguntungkan petani mengapa tidak” ucapnya,  

LO BPTP Balitbangtan Kemtan Kalsel wilayah Kota Banjarbaru, Ir. Sri Hartati, M.P mengatakan yang dibutuhkan dalam penanaman varietas unggul jagung hibrida JH-37 ini selain motivasi petani adalah benih yang bersertifikat,  penerapan teknologi budidaya sesuai anjuran dan pemeliharaan, boleh dikatakan juga bahwa pemeliharaan menjadi impac point atau asuransi keberhasilannya.

Reporter : Sri Hartati
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018