Wednesday, 10 August 2022


Lewat Gerakan B2SA, Kepala NFA Ajak Masyarakat Gali Kearifan Pangan Lokal

01 Aug 2022, 13:04 WIBEditor : Herman

Pemotongan Tumpeng Pada HUT Ke 1 Badan Pangan Nasional | Sumber Foto:Eko

TABLOIDSIANRTANI.COM, Jakarta --- Bertepatan dengan perayaan HUT Ke 1, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) resmi meluncurkan gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman). 

Dalam sambutanya, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan gerakan B2SA ini merupakan momentum yang luar biasa sebagai bentuk sinergisitas dalam menyatukan gerak dan langkah dalam rangka mewujudkan pangan kuat Indonesia Berdaulat.

“Sebagai bagian dari ekosistem pangan, saya berharap seluruh komponen masyarakat yang hadir dapat berperan sebagai problem solver bukan sekedar problem reporter, mampu melihat peluang dalam menjawab permasalahan global,” ujarnya.

Dalam acara yang dihadiri ribuan peserta ini, Arif menyampaikan sektor pangan dan energi mendapat tantangan yang cukup berat, mulai dari pandemi covid 19 dan terjadinya perubahan iklim serta dinamika global yang terjadi sejak tahun 2022. Dan Indonesia harus siap menghadapi ancaman yaitu krisis pangan, krisis energi dan krisis keungan yang juga dihadapi oleh seluruh dunia. 

Untuk itu, Arief menekankan melalui gerakan B2SA kita bisa  menggali kearifan pangan lokal dari seluruh Indonesia, karena Indonesia mempunyai kearifan pangan lokal yang luar biasa. 

Untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap pangan lokal, perlu dilakukan edukasi dan promosi. Karena itu menurut Arief, NFA melakukan kerjasama denga pelaku kuliner seperti ICA dalam rangka mengedukasi masyarakat menuju pola konsumsi B2SA.

 

“Selain cukup jumlah dan stabil harganya, pangan yang dikonsumsi masyarakat harus beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA). Pemenuhan kebutuhan pangan bukan hanya ditekankan pada aspek kuantitas melainkan juga aspek kwalitas, termasuk keragaman lokal, keseimbangan gizi serta kelestarian lingkungan,” jelasnya.  

Sementara itu, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, menyampaikan Gerakan B2SA dalam rangka memperingati hari ulang tauhun Badang Pangan Nasional ke 1 bertujuan  mendorong gerakan percepatan konsumsi B2SA. 

“Beragam artinya mengkonsumi keanekaragaman sumber pangan kita, bergizi seimbang artinya dikonsumsi dalam jumlah seimbang dan dapat memenuhi kebutuhan gizi yang dianjurkan sesuai dengan pola pangan harapan, dan aman artinya bebas dari cemaran fisik,  kimia dan biologi,” ungkapnya. 

Andriko menambahkan saat ini kualitas konsumsi pangan masih belum beragam, bergizi seimbang yang ditunjukan dengan skor pola harapan yang masih belum ideal. Konsumsi padi-padian yang masih tinggi sementara konsumsi sayur, buah, pangan hewani , kacanga-kacangan dan umbi-umbian masih kurang.  

“karena itu Gerakan B2SA tidak hanya berhenti selesai dalam acara ini, tetapi membiasakan konsumsi pangan B2SA jadi kebiasan sehari-hari. Karena itu makan enak, makan sehat, makan B2SA, pangan kuat Indonesia Berdaulat,” ujarnya. 

Reporter : Eko
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018