Wednesday, 17 August 2022


Banda Aceh Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Budikdamber

01 Aug 2022, 15:42 WIBEditor : Gesha

Bustami tengah memperagakan instalasi Budikdamber. | Sumber Foto:Abda

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Sejumlah masyarakat Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh dilatih kegiatan Budikdamber mendukung ketahanan pangan yang dilaksanakan di Aula kantor Geuchik Gampong Kota Baru beberapa waktu lalu. 

Keuchik Gampong Kota Baru, Edi Irwansyah, ST berinisiatif untuk mengembangankan system budidaya ikan dan sayur pada lahan yang terbatas, maka diperlukan aplikasi kegiatan budidaya yang tidak membutuhkan lahan yang luas salah satunya adalah Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember).

Menurutnya, Gampong Kota Baru berada didaerah pusat pemerintahan dan Pendidikan di Kota Banda Aceh. Di sisi lain Kota Baru merupakan gampong yang padat dengan perumahan sehingga lahan terbatas, serta terbatasnya ruang terbuka hijau dan lahan untuk kegiatan budidaya tanaman maupun ikan skala perumahan. 

program ini sejalan dengan arahan pusat yaitu agar setiap desa di Indonesia untuk memanfaatkan dana untuk kegiatan ketahanan pangan sebesar 20 persen dari dana desa. Dengan adanya kegiatan ini Edi berharap, ibu rumah tangga bisa lebih produktif karena hasil dari Budikdamber tidak hanya ikan tetapi juga sayur sehat yang bisa untuk dikonsumsi dan memiliki nilai ekonomis.

Edi menjelaskan, pelatihan ini meliputi 6 tahap kegiatan yakni Penyuluhan edukasi gizi keluarga, Penyuluhan pemanfaatan pekarangan rumah dengan budidaya ikan dalam ember, Pelatihan budikdamber berupa perkenalan dan perakitan alat budikdamber dan Pelatihan budikdamber berupa penanaman bibit sayuran dan pembenihan ikan serta Pelatihan budikdamber berupa cara perawatan dan pemeliharaan budikdamber juga Monitoring dan evaluasi kegiatan. "Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respon positif dari peserta," ujarnya. 

Peserta yang dilibatkan dalam semua tahapan kegiatan adalah ibu-ibu rumah tangga dan kepala dusun di Gampong Kota Baru. "Para kadus ini nantinya yang akan mensosialisasikan kepada warganya masing-masing," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Dinas Pertanian Kota Banda Aceh Bustami, SP., MP memaparkan keunggulan teknologi Budikdamber sangat sederhana dan bisa menghemat biaya. "Pasalnya, penggunaan ember sebagai pengganti kolam dapat menghemat tempat dan mudah dalam pemeliharaan maupun saat panen," bebernya.

Penyampaian edukasi pemanfataan lahan pekarangan rumah dengan berbudidaya di sektor pertanian maupun perikanan melalui teknik Budikdamber ini penting serta baik dilakukan kepada ibu-ibu rumah tangga di Perumahan, mengingat kecilnya lahan yang tersisa disekitar halaman rumah namun tidak dimanfaatkan dengan maksimal. 

Kegiatan penyuluhan pemanfaatan pekarangan rumah melalui Budikdamber yang dipadukan dengan menanam sayuran di atasnya dalam tempat yang sama dapat menjadi salah satu alternatif pemanfataan lahan pekarangan rumah sekaligus dapat menjadi sumber gizi keluarga. "Sehingga pemenuhan gizi keluarga dapat dilakukan dengan mudah, efektif, efisien serta hemat biaya hanya dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah," jelasnya. 

Nurjariah salah satu peserta mengatakan pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya pemenuhan gizi dalam keluarga. "Dengan adanya praktek pemanfaatan lahan pekarangan dan Budikdamber, kami bisa memelihara ikan lele dan tanaman kangkung mulai merakit alat, melakukan pembenihan ikan lele dan tanaman kangkung, pemeliharaan dan panen.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018