Kamis, 18 Juli 2024


Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ke 8 Hadirkan Ragam Varietas Unggulan

30 Mei 2023, 01:49 WIBEditor : Herman

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ke 8 | Sumber Foto:Humas Ditjen Tanaman Pangan

TABLOIDSINARTANI.COM, Kulon Progo --- Dalam rangka mensosialisasikan pengenalan varietas-varietas unggul baru, yang bertujuan menarik minat petani dalam mengganti varietas, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Menggelar Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional ke 8.

Kegiatan yang akan berlangsung 29-31 Mei 2023 di Jogja Agro Park, Kulonprogo, DI. Yogyakarta. Event ini juga sebagai wahana tukar Informasi serta Transfer Teknologi Perbenihan untuk peningkatan produksi dan produktivitas.

Dalam sambutannya melalui virtual, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa acara gebyar perbenihan tanaman pangan ini merupakan satu langkah di dalam memantapkan gerakan  mengoptimalisasi pertanian Indonesia  dari semua tingkatan yang ada.

Selain itu, ia juga berharap kegiatan  ini dapat  menyatukan gerak langkah semua pihak di dalam mencoba menemukan teknologi benih terutama dalam menghadapi tantangan climate change, El Nino serta ancaman krisis pangan global.

"Kita bisa bayangkan bahwa kita membutuhkan makanan yang sangat banyak, karena itu kita membutuhkan kualitas benih yang bisa lebih unggul, terus maju, berkembang dan makin modern, tidak hanya terpaku dengan benih yang ada sekarang tapi kita harus melakukan terobosan-terobosan benih yang lebih baik" ungkap Mentan SYL.

 Mentan menambahkan, Indonesia sebagai negara besar dengan penduduk 280 juta orang tidak boleh terganggu sangat  signifikan dari kondisi yang ada.

“Jawabannya satu kita  terus bergerak dan terus maju berkembang dan ini hanya ada kalau kebersamaan, antisipasi dan mitigasi terhadap apa yang menjadi kebutuhan kita  untuk menjawab tantangan itu bisa dilakukan khususnya di dalam menyiapkan varietas-varietas yang tentu saja tahan kekeringan, tahan cuaca bahkan tahan hama  yang pasti saja kita hadapi kedepan" ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kementerian Pertanian yang telah berkenan mengadakan kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ini.

"Kami dan semua jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo beserta  Pemerintah Daerah DI. Yogyakarta menyampaukan terimakasih dan  menyambut dengan sangat bangga dan antusias yang seluruh rekan-rekan dari seluruh provinsi bisa rawuh Hadir semua di tempat ini" ujar Tri Saktiyana.

Selanjutnya ia menyampaikan  ada 5 hal yang menjadi atensi Gubernur DI. Yogyakarta penyebab perbenihan  masih perlu diperhatikan  bersama.

“Yang pertama antara lain lambatnya diseminasi informasi dan kurangnya sosialisasi, yang kedua ketidak sesuaian dengan selera petani, yang ketiga faktor  tempat,  yang keempat keterbatasan ketersediaan benih dan yang terakhir adalah kemampuan daya beli petani terhadap benih,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Yudi Sastro, menjelaskan kegiatan Gebyar Perbenihan kali ini mengusung tema "Memasyarakatkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan Yang Maju, Mandiri dan Modern.

 "Acara Gebyar Perbenihan kali ini juga akan  menampilkan berbagai Gelar Teknologi Perbenihan, berbagai forum diskusi, job fair serta berbagai lomba menarik baik untuk Pengawas Benih Tanaman (PBT), produsen benih maupun masyarakat umum,” ungkap Yudi.  

Dijelaskan Yudi, gelar teknologi perbenihan akan menampilkan 139 varietas tanaman pangan baik varietas unggul maupun varietas lokal, kultur jaringan, teknologi Padi Apung, Surjan dan Mina Padi. Selain itu akan diramaikan berbagai acara menarik lainnya, Forum diskusi, sharing session tentang peluang usaha di industri benih serta tak ketinggalan Job Fair menjadi salah satu event yang menarik bagi generasi milenial.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan forum ini terbuka untuk semua segmen pertanian yang ada, termasuk penyedia-penyedia  bibit unggul bahkan di sini terbuka investasi untuk benih-benih yang terbaik tentu yang perlu diuji.

Menurutnya pengujian-pengujiam benih ini harus cepat tapi tetap cermat, tetap akurat sehingga  kita tidak hanya memberi sertifikasi tetapi sertifikasi yang betul-betul terjamin sesuai dengan format-format yang ada.

 

"Saya berharap itu dapat menjadi pemicu semangat kita bersama untuk terus melakukan inovasi dan terobosan baru di bidang pertanian dan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian,  Profesor  Syahrul Yasin Limpo, seluruh jajaran Kementerian Pertanian baik di pusat maupun daerah harus terus berinovasi dari  hulu hingga hilir sehingga pertanian indonesia bisa maju, mandiri dan modern" ujar Suwandi.

Reporter : Humas Ditjen Tanaman Pangan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018