Saturday, 23 October 2021


Ubi Kayu Adira 4, Disayang Setelah Dibuang

18 Sep 2013, 15:09 WIBEditor : Kontributor

Keterbatasan lahan ternyata tak menyurutkan niat petani di Kelurahan Penfui Kota Kupang untuk berusaha tani. Buktinya lahan tidur milik pangkalan udara TNI AU Eltari Kupang seluas 56 ha mampu dioptimalkan kelompok tani untuk berbagai kegiatan usaha tani.

Beberapa komoditi yang diusahakan pada musim hujan yakni budidaya jagung, kacang tanah dan ubi kayu. Dari sejumlah komoditi yang diusahakan petani, ternyata tanaman ubi kayu jenis Adira 4 yang mempunyai prospek cukup cerah, karena banyak permintaan dari industri.

Permintaan ubi kayu, khususnya gaplek cukup tinggi. Bahkan perusahaan berani menampung berapapun hasil yang dimiliki petani guna memenuhi kebutuhan industri, khususnya kosmetik. Ubi jenis ini memiliki kelebihan yakni masa panen cukup singkat yaitu hanya 6-8 bulan dan produktivitasnya tinggi hingga 34 ton/ha.

Sayangnya ubi kayu Adira 4 memiliki satu kekurangan yaitu petani tidak bisa mengkonsumsi langsung. Sebab, kadar sianidanya tinggi. Padahal petani di wilayah tersebut berharap ubi kayu tersebut bisa dikonsumsi langsung sekaligus dapat dijual untuk memenuhi permintaan pasar.

Dalam rangka memenuhi bahan baku untuk kebutuhan industri, Dinas Pertanian Kota Kupang sejak dua tahun terakhir mencoba mengembangkan ubi kayu jenis Adira 4 untuk kelompok tani yang memiliki lahan yang cukup luas. Kebutuhan ubi jenis ini baru meningkat dua tahun terakhir seiring dengan permintaan yang terus bertambah pula.

Sebetulnya petani kurang berminat untuk mengembangkan ubi Adira 4 karena pengalaman tahun lalu di Kelurahan Naimata petani dirugikan mitra yang tak kunjung membeli hasil panen. Selain itu, ubi ini tidak bisa dikonsumsi langsung masyarakat karena rasanya yang pahit, meski sudah direndam. (Yoseph Darius, BKPP Kota Kupang, NTT)

Informasi lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (info berlangganan SMS ke : 081317575066).

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018