Jumat, 14 Juni 2024


Hasilkan Beras Premium, Pemkab Inhil Optimalkan Lahan di Sungai Batang

08 Mei 2024, 11:33 WIBEditor : Gesha

Bersama Kodim 0314/Inhil, Pemkab Inhil siap membantu dan mengawal dalam peningkatan produksi komoditas pertanian. | Sumber Foto:KODIM 0314/inhil

TABLOIDSINARTANI.COM, Indragiri Hilir --- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah memfokuskan upaya mereka untuk meningkatkan produksi beras premium dengan mengoptimalkan lahan pertanian di sekitar Sungai Batang. Bersama Kodim 0314/Inhil, Pemkab Inhil siap membantu dan mengawal dalam peningkatan produksi komoditas pertanian.

Pj Bupati Inhil, H. Herman, ST., MT., secara tegas mendukung pelaksanaan Operasi Lahan (Oplah) yang diselenggarakan oleh Kodim 0314/Inhil sebagai langkah konkret dalam mendukung swasembada beras petani di Inhil.

Beliau menyatakan komitmen Pemkab Inhil untuk memberikan bantuan kepada petani, memastikan kemudahan akses, serta menanggung pemasaran produk beras petani.

Selain itu, Pemkab Inhil sedang merencanakan pembuatan beras premium perdana untuk daerah tersebut. Pj Bupati juga berharap agar upaya ini dapat mewujudkan swasembada beras dan meningkatkan kesejahteraan petani di Inhil, dengan menjaga harga eceran tertinggi (HET) gabah hasil Oplah yang akan dilaksanakan bersama Kodim 0314 Inhil.

Sementara itu, Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., Dandim 0314/Inhil, menjelaskan saat ini pertanian di Kabupaten Inhil masih mengandalkan pola tradisional yang hanya bergantung pada musim, sehingga hanya mampu menghasilkan panen padi sekali dalam setahun.

"Beras sebagai komoditas utama juga belum menjadi pilihan bisnis yang menarik bagi petani karena hasilnya hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari," tambahnya.

Meskipun Kabupaten Inhil sebelumnya terkenal sebagai lumbung padi, namun saat ini harus mengimpor beras dari daerah lain karena banyak lahan pertanian yang terbengkalai dan tidak dimanfaatkan.

Untuk mengatasi masalah ini, Kodim 0314 Inhil bersama Pemda Inhil melakukan riset tentang sistem tanam, panen, dan penanganan pasca panen untuk meningkatkan produksi beras yang unggul dan bisa dibanggakan.

Pelaksanaan optimasi lahan di Kelurahan Benteng meliputi pembuatan parit cacing, saluran irigasi, pembuatan tanggul, dan pembuatan jembatan usaha tani, sebagai upaya konkret untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Melalui optimasi lahan ini, diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanian masyarakat dengan mengatur sistem tata air, menata lahan yang sudah dimanfaatkan oleh petani, dan memberikan pelatihan mengenai perlakuan pasca panen guna menghasilkan beras berkualitas premium.

"Tujuan utama dari Operasi Lalang ini adalah meningkatkan hasil pertanian masyarakat dari IP 100 menjadi IP 200, atau mengubah pola panen dari sekali setahun menjadi dua kali setahun," ungkapnya.

Dandim 0314/Inhil berharap bahwa dengan implementasi optimasi ini, hasil pertanian masyarakat akan meningkat sehingga surplus gabah dapat diolah bersama Pemda Inhil untuk menghasilkan beras medium dan premium yang berkualitas, mendukung swasembada beras di Kabupaten Inhil yang mampu bersaing dengan merek beras luar daerah.

"Semoga dengan adopsi sistem baru dalam penanganan pasca panen dari hasil optimasi lahan ini, dapat menghidupkan kembali perekonomian para petani dan menjadi pembelajaran berharga dalam bidang agrobisnis bagi mereka. Terima kasih kepada Bapak Pj Bupati Inhil atas dukungannya dalam mewujudkan hal ini," pungkas Dandim 0314/Inhil.

 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018