Monday, 16 March 2026


Dorong Masyarakat Makan Sehat, NFA Genjot Konsumsi Pangan Lokal B2SA

15 Apr 2025, 16:08 WIBEditor : Herman

NFA Genjot Pangan B2SA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Badan Pangan Nasional (NFA) semakin gencar mendorong konsumsi pangan lokal yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai kunci untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berdaya saing.

Tak hanya soal makan sehat, inisiatif ini juga jadi bagian penting dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh dan mandiri.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan NFA, Rinna Syawal, menekankan bahwa pangan lokal punya peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, mulai dari tingkat keluarga hingga nasional.

“Masyarakat Indonesia punya kekayaan pangan yang luar biasa. Saat kita mengonsumsi makanan yang sesuai dengan prinsip B2SA dan berbasis lokal, itu artinya kita juga menjaga budaya sekaligus membangun kemandirian pangan,” ujar Rinna.

Pernyataan ini disampaikan Rinna dalam rangkaian diskusi bersama BRIN, Kementerian Kesehatan, dan Badan Gizi Nasional beberapa waktu lalu.

Diskusi ini membahas pedoman gizi seimbang serta penggunaan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) sebagai alat ukur konsumsi pangan masyarakat.

Menurutnya, ketika pendekatan B2SA disesuaikan dengan budaya dan kearifan lokal, masyarakat akan lebih mudah menerima dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya, Pola makan yang lebih sehat dan berimbang.

Sebagai indikator keberhasilan, NFA menggunakan Skor PPH—yang menilai kecukupan konsumsi berbagai kelompok makanan seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta lemak dan gula.

Skor ini diharapkan bisa menjadi acuan utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pangan dan gizi.

“Kami ingin daerah menjadikan Skor PPH sebagai kompas dalam mengambil kebijakan. Dengan begitu, langkah yang diambil lebih tepat sasaran,” tambah Rinna.

Sementara itu, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menyebutkan bahwa dukungan regulasi juga sudah kuat.

Hadirnya Perpres Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan berbasis sumber daya lokal menjadi pijakan penting dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kita punya semua yang dibutuhkan, potensi lokal melimpah dan aturan yang mendukung. Saatnya kita satukan langkah—dari pusat hingga daerah—untuk membangun generasi yang sehat dan unggul,” tegas Arief.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018