Tuesday, 14 April 2026


Panen Raya Padi di Tanglapui, Kebangkitan Pertanian Timur Alor

13 May 2025, 18:14 WIBEditor : Herman

Panen Padi Sawah di Desa Tanglapui, Alor

TABLOIDSINARTANI.COM, Alor --- Desa Tanglapui di Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menjadi pusat perhatian berkat keberhasilan panen raya padi sawah. Dari total potensi lahan basah seluas 600 hektare, sebanyak 141 hektare telah diolah, dengan 4 hektare di antaranya sudah dipanen.

Sisanya, seluas 137 hektare, masih menunggu giliran panen. Produktivitas lahan mencapai angka membanggakan, yakni 6,5 ton per hektare, dengan varietas padi unggulan seperti Siherang, Pak Tiwi 2, dan Inpari 32.

Kegiatan pertanian ini dikelola 14 kelompok tani yang berasal dari tiga suku asli Desa Tanglapui, yaitu suku Sadama, Tanglawa, dan Lipilonapani.

Proses budidaya padi sawah ini tidak lepas dari peran aktif Kepala BPP Kecamatan Alor Timur, An Yeremias Sera, SST, yang terus mendampingi para petani dalam setiap tahapan penanaman hingga panen.

“Kami tidak bekerja sendiri. Pendampingan kepada kelompok tani adalah kunci agar hasil panen tetap maksimal dan berkelanjutan,” ujar Yeremias Sera.

Panen raya ini turut dihadiri Bupati Alor, Iskandar Lakamau, yang dikenal sebagai sosok pemimpin sederhana, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menyampaikan rasa bangganya terhadap petani Tanglapui.

“Petani di Tanglapui telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, kita bisa bangkit dan mandiri dari sektor pertanian,” kata Iskandar di hadapan para kelompok tani.

Kesuksesan pertanian di Tanglapui juga didukung penuh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor.

Di bawah kepemimpinan Harun Rasid Miran, SP, berbagai bantuan alat dan mesin pertanian telah disalurkan.

Bantuan tersebut meliputi satu unit combine harvester, lima unit traktor roda dua, satu mesin perontok padi, dan sepuluh unit mesin pompa air.

Semua ini merupakan hasil kerja sama dengan Anggota Komisi IV DPR RI, Ahmad Johan.

“Walaupun saya berasal dari Flores Timur, saya melihat Alor sebagai saudara dekat yang juga perlu mendapat perhatian. Kehadiran alat dan mesin pertanian ini adalah bentuk nyata dukungan kami untuk petani di sini,” ungkap Ahmad Johan saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Kegiatan ini didukungan sembilan anggota DPRD Kabupaten Alor dari Komisi II dan III yang turut hadir dan berdialog langsung dengan para kelompok tani.

Mereka menyatakan kesiapan untuk membangun Desa Tanglapui melalui pengembangan sektor pertanian.

“Kami akan terus memperjuangkan aspirasi petani, termasuk kesejahteraan para penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang selama ini menjadi garda terdepan di lapangan,” ujar salah satu anggota DPRD.

Panen raya di Tanglapui bukan sekadar agenda tahunan, melainkan cerminan semangat gotong royong, kerja keras, dan harapan baru bagi pertanian Alor.

Dari desa kecil di timur Nusa Tenggara Timur ini, lahir bukti bahwa pertanian bisa menjadi tulang punggung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Petrus Payong
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018