Tuesday, 16 June 2026


Pemerintah Targetkan Swasembada Empat Komoditas Pangan pada 2025

15 May 2025, 11:12 WIBEditor : Herman

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Konferensi Pers di Kantor Pusat KEMENTAN Jakarta

Tabloidsinartani.com, Jakarta, 15 Mei 2025 — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2025. Empat komoditas utama yang menjadi fokus utama adalah beras, jagung, gula konsumsi, dan garam konsumsi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 23,61 triliun  untuk mendukung berbagai program strategis, termasuk intensifikasi produksi, bantuan pupuk bersubsidi, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta perluasan lahan produktif.

“Kita tidak ingin lagi Indonesia dikenal sebagai negara pengimpor beras. Dengan kekuatan petani kita dan dukungan teknologi, swasembada bukan lagi mimpi,” ujar Menteri Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/5).

Program ini juga melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk kerja sama dengan Kementerian PUPR untuk pengembangan irigasi, serta Kementerian Perdagangan untuk memastikan stabilitas harga dan penyerapan hasil panen oleh Bulog.

Sejumlah daerah sentra pertanian seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara mulai menunjukkan hasil positif dari upaya ini. Kementerian Pertanian melaporkan bahwa produksi padi nasional naik 8% pada triwulan pertama 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun demikian, sejumlah tantangan masih menghadang, di antaranya keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan distribusi pupuk. Pemerintah pun terus mendorong inovasi dan digitalisasi pertanian melalui program Smar Farming 4.0  untuk mengoptimalkan produktivitas.

Jika program ini berjalan sesuai rencana, Indonesia diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan domestik secara mandiri dan tidak lagi bergantung pada impor untuk empat komoditas utama tersebut pada akhir tahun 2025.

 

Reporter : Eko
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018