
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, Saat Pimpin FGD Optimalisasi Lahan Rawa
TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Pemerintah Kabupaten Sidrap terus tancap gas dalam mendorong program ketahanan pangan dengan mempercepat implementasi optimasi lahan non rawa. Langkah ini ditujukan untuk mencapai target indeks pertanaman (IP) 300, yaitu tiga kali panen dalam setahun, demi menjawab tantangan kebutuhan pangan yang semakin meningkat.
Program ini menjadi fokus utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Sidrap. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula review terhadap Sistem Informasi Data (SID) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pelaksanaan program optimasi lahan non rawa tahun anggaran 2025.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, memimpin langsung pertemuan strategis ini, didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan H. Siara Barang, Asisten Administrasi Umum Nasruddin, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP), Ibrahim.
Turut hadir dalam diskusi ini sejumlah pihak penting, seperti Tim SID Non Rawa Unhas Makassar, perwakilan dari PLN, para penyuluh pertanian, dan stakeholder terkait lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menekankan pentingnya keakuratan data sebagai pondasi program pertanian yang berkelanjutan.
"Validasi data lahan dan kelompok tani sangat krusial agar program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan hasil optimal," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHPKP, Ibrahim, memaparkan hasil verifikasi lapangan atas data SID dan RAB yang telah dikumpulkan dari seluruh desa dan kelurahan di tiap kecamatan.
Diskusi berjalan dinamis. Para peserta aktif memberikan masukan untuk menyempurnakan data dan menyusun rencana kegiatan yang lebih tajam, akurat, dan berdampak langsung ke lapangan.