Sunday, 19 April 2026


DKPKP DKI Luncurkan East JakFest 2025, Festival Pangan dan Hewan Pertama di Jakarta Timur

11 Jun 2025, 22:18 WIBEditor : Herman

Kepala DKPKP DKI Hasudungan Sidabalok (Baju Putih)

TABLOIDSINARTANI. COM, Jakarta Timur --- Semangat baru dalam dunia ketahanan pangan dan kesehatan hewan menggema dari timur ibu kota.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, melalui Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, sukses menggelar East Jakarta Agriculture Festival 2025 (East JakFest 2025) di Pusat Pelatihan Seni Budaya, Selasa (10/6), sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor.

Acara yang menyedot lebih dari 700 pengunjung ini membawa tema “Kolaborasi Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan di Jakarta Timur”.

Namun bukan sekadar seremoni, festival ini menjadi simbol dari arah baru yang diusung DKPKP di bawah komando Hasudungan Sidabalok, Kepala Dinas yang dikenal berani melakukan terobosan.

“Kegiatan ini bukan sekadar festival, tapi bentuk konkret dari cara kerja baru kami. Saya ingin kegiatan tidak lagi dilakukan secara parsial, tapi menyatu dan berdampak besar. East JakFest adalah bukti bahwa hal itu bisa dilakukan,” ujar Hasudungan. 

Ia menyayangkan bahwa selama ini banyak bantuan diberikan secara terpisah, seperti pembagian rak hidroponik, bak fiber, atau sterilisasi hewan yang dilakukan sendiri-sendiri.

“Kadang-kadang kalau tidak terpadu, dampaknya jadi kurang terasa. Kita ingin masyarakat merasakan manfaat yang nyata dan menyeluruh, bukan sepotong-sepotong,” tegasnya.

Festival ini juga menjadi bagian dari strategi DKPKP untuk mendorong urban farming di tengah keterbatasan lahan di Jakarta.

Hasudungan menekankan pentingnya pendekatan berbasis teknologi, seperti hidroponik dan budidaya ikan dalam bak fiber.

“Urban farming itu masa depan kita. Target kami meningkatkan produksinya 2,5% sampai 2026. Dengan pendekatan seperti ini, saya optimis bisa tercapai. Dan ingat, semua bantuan dan layanan dari kami gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada pangan, East JakFest juga membawa misi menjaga status DKI Jakarta sebagai provinsi bebas rabies sejak 2004.

Sterilisasi gratis untuk hewan peliharaan menjadi salah satu upaya yang sangat ditekankan.

“Target kami tahun ini ada 21 ribu ekor yang disterilkan di Jakarta, dan 2.000 di antaranya dari Jakarta Timur. Ini cara kami menjaga populasi hewan agar tetap sehat dan terkendali,” tutur Hasudungan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto, menyebut East JakFest 2025 sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta.

Ia menjelaskan, festival ini dirancang untuk memperkuat jejaring antar pelaku pertanian, peternakan, dan perikanan urban, serta memperluas akses edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat makin sadar bahwa pertanian dan perikanan itu bisa dilakukan di kota, bahkan di pekarangan sendiri. Harapannya, acara ini jadi titik tolak gerakan bersama untuk pertanian kota yang berkelanjutan,” kata Taufik.

Festival ini diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan teknis, konsultasi klinik tanaman, pembagian bibit gratis, talkshow bersama pakar, hingga sterilisasi hewan peliharaan.

Semua kegiatan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, yang turut mengapresiasi inisiatif DKPKP sebagai langkah progresif dalam mendekatkan program pemerintah kepada warga.

Reporter : Indri
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018