
Distan Alor Kembangkan Ubi Varietas Lokal
TABLOIDSINARTANI.COM, Alor --- Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tani di Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor terus mengembangkan tanaman pangan lokal melalui Program Pekarangan Bergizi (P2B).
Tahun ini, program tersebut berfokus pada pengembangan ubi jalar varietas lokal yang dipercayakan kepada Kelompok Tani Penangkar Benih “Daitona” di Desa Aimoli.
Kelompok tani yang diketuai Filmon Molebila ini memiliki 17 anggota dengan Bili Rusel Molebila sebagai penangkar benih utama.
Pengembangan ubi jalar dilakukan di tiga desa, yakni Desa Oa Mate, Desa Hulnani, dan Desa Bampalola. Di Desa Oa Mate, kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Doetalel yang dipimpin Veronika Tuto dengan luas lahan 10 are dan total 3.200 stek.
Di Desa Hulnani, pelaksanaan dilakukan Kelompok Tani Baru Mekar di bawah kepemimpinan Amir Fama, memanfaatkan lahan seluas 10 are dengan jumlah 3.200 stek.
Sementara itu, di Desa Bampalola, total stek yang disalurkan juga mencapai 3.200 stek ubi jalar varietas lokal.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Bautuyam Serangmo, SP, hingga tim pelaksana lapangan yang terdiri dari Pengawas Benih Tanaman Johke A. Molebila, Yustus SH Chandra, SP, dan Zulkarnam Pila, SP. Selain itu, Ketua Tim Lapangan yang juga Kepala BPP Kecamatan Alor Barat Laut, Petrus Payong, SST.
Kegiatan juga dilakukan bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Desa Aimoli, Oa Mate, Hulnani, dan Bampalola juga turut mengawal jalannya program.
Melalui sinergi berbagai pihak ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor berharap Program P2B mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong pemberdayaan petani lokal di wilayah Alor Barat Laut.