Rabu, 14 Januari 2026


Panen Perdana IP300 di Jawai, Produktivitas hingga 5,6 Ton/Ha

11 Des 2025, 09:50 WIBEditor : Herman

tanam padi perdana Musim Tanam I (MT I) IP300 di lahan Brigade Pangan Tekad Pemuda Desa Dungun Laut dan Sentebang, Kecamatan Jawai

TABLOIDSINARTANI.COM, SAMBAS – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas menggelar panen sekaligus tanam padi perdana Musim Tanam I (MT I) IP300 di lahan Brigade Pangan Tekad Pemuda yang berlokasi di Desa Dungun Laut dan Sentebang, Kecamatan Jawai, Rabu (10/12).

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sambas.

 

Pada musim tanam ketiga (MT III), Brigade Pangan Tekad Pemuda berhasil mengelola 191 hektare lahan dengan hasil panen mencapai 5,6 ton per hektare menggunakan varietas Mekongga.

 

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti komitmen Brigade Pangan dalam memaksimalkan potensi lahan dan mendukung peningkatan indeks pertanaman hingga IP300.

 

Pada setiap kesempatan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selalu menegaskan pentingnya peran Brigade Pangan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, generasi muda harus menjadi motor penggerak modernisasi pertanian.

 

“Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam mengelola lahan pertanian secara modern, profesional, dan terampil dengan orientasi bisnis yang mampu menghasilkan pendapatan dan keuntungan,” ujar Mentan Amran.

 

Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa Brigade Pangan dibentuk untuk meningkatkan produksi pangan melalui teknologi pertanian yang tepat guna dan berkelanjutan.

 

Sesditjen Tanaman Pangan, Ahmad Musyafak yang hadir dalam panen raya tersebut menyampaikan bahwa mekanisasi pertanian yang semakin berkembang akan memudahkan petani menjalankan peran strategis dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sambas, Apriadi, menegaskan bahwa Brigade Pangan harus terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat serta menjaga ketahanan pangan wilayah.

 

“Kolaborasi semua pihak adalah kunci untuk meningkatkan produksi dan efisiensi pertanian,” ujarnya.

 

Peran penyuluh pertanian di Kecamatan Jawai juga mendapat sorotan penting. Melalui pendampingan intensif, edukasi budidaya, serta pengawalan program IP300, para penyuluh menjadi penghubung utama antara pemerintah dan petani agar proses tanam dan panen berjalan optimal.

 

Darma Irawan, penyuluh pendamping Brigade Pangan Jawai, mengungkapkan bahwa panen perdana IP300 di kecamatan tersebut merupakan pencapaian bersejarah.

 

“Ini pertama kalinya Kecamatan Jawai bisa melaksanakan tanam dan panen IP300. Sebuah lompatan besar yang sebelumnya sulit direalisasikan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa dukungan alsintan modern dari Kementerian Pertanian menjadikan budidaya padi lebih mudah, cepat, dan efisien bagi generasi muda tani.

 

Kegiatan panen dan tanam perdana ini turut dihadiri oleh Kepala BRMP Anjar Suprapto, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Dandim 1208 Sambas, Camat Jawai, unsur TNI–Polri, kepala desa, gapoktan, manajer Brigade Pangan Pemuda, serta anggota Kelompok Tani Serai Wangi I.

 

 

Reporter : DI
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018