
Petani Dulolong Barat tanam porang
TABLOIDSINARTANI.COM, Alor – Ubi Porang (Amorphophallus muelleri) menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Alor, khususnya di Kecamatan Alor Barat Laut. Tanaman bernilai ekonomi tinggi ini dinilai sangat potensial dibudidayakan, terutama pada lahan teduh atau di bawah tegakan dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Di Desa Dulolong Barat, Kelompok Tani Emas Hijau menjadi salah satu penggerak utama pengembangan budidaya ubi porang. Kelompok yang diketuai Elia Beli ini beranggotakan 20 orang petani dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Dulolong Barat, Oktaffianus Laa.
“Mari kita turun kebun dan serius mengembangkan budidaya ubi porang,” ajak Kepala Desa Oktaffianus Laa kepada seluruh anggota kelompok tani.
Saat ini, total lahan pertanian masyarakat Desa Dulolong Barat yang dimanfaatkan untuk budidaya ubi porang mencapai 30 hektare. Khusus Kelompok Tani Emas Hijau, luas lahan yang dikelola sekitar 20 hektare, dengan 15 hektare di antaranya telah siap memasuki masa produksi.

Secara teknis, kegiatan budidaya ini mendapat pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Dulolong Barat, Salim Soma Molbang, SST, serta Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Alor Barat Laut, Petrus Payong, SST.
Penanaman ubi porang dilakukan pada awal musim hujan, yakni sekitar bulan November hingga Desember, menggunakan bibit katak (bulbil) maupun umbi. Pemeliharaan tanaman meliputi pemupukan NPK, penyiangan gulma, serta penutupan lahan dengan mulsa. Panen dilakukan saat daun mulai mengering, pada usia tanaman antara 7 hingga 24 bulan.
Selain ubi porang, Kelompok Tani Emas Hijau juga mengembangkan berbagai tanaman kehutanan dan perkebunan melalui Program Kebun Bibit Rakyat (KBR). Jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain cengkeh sebanyak 10.000 pohon, pinang 8.000 pohon, jati putih 5.000 pohon, mahoni 10.000 pohon, serta pisang Berlin sebanyak 50 pohon.
Program KBR ini merupakan bantuan dari DPR RI Komisi IV melalui Ahmad Yohan, M.Si, dengan total dukungan dana sebesar Rp100 juta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ahmad Yohan, M.Si atas dukungan dan bantuan dana untuk masyarakat Desa Dulolong Barat,” ujar Kepala Desa Oktaffianus Laa.