
Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdani saat bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
TABLOIDSINARTANI.COM. Jakarta---Tahun ini Perum Bulog mendapat target serapan gabah yang cukup besar yakni 4 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, Bulog menggadeng dua kekuatan yakni Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) dan TNI.
Dengan Perpadi yang dipimpin langsung Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, komitmen ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Penyerapan Gabah/Beras Dalam Negeri yang diselenggarakan di Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta, pada Selasa (27/1).
Sedangkan dengan TNI, saat Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada hari yang sama.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah di bidang pangan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Perum BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan beras nasional sekaligus mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Saat bertemu Perpadi, Ahmad Rizal mengatakan, melalui penyerapan gabah yang maksimal, Bulog berupaya menjaga keseimbangan stok nasional, menstabilkan harga di tingkat petani dan konsumen, serta memperkuat cadangan pangan pemerintah. Keberhasilan penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2026 sangat bergantung pada kolaborasi yang solid dengan mitra strategis, khususnya Perpadi.
Sinergi tersebut dinilai krusial untuk memastikan kelancaran penyerapan gabah petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras nasional. Perum Bulog menurut Rizal, mengemban amanah menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan nasional.
Dalam menjalankan peran tersebut, Rizal menyadari pentingnya kolaborasi dengan mitra strategis, khususnya pelaku usaha di sektor pertanian dan industri pangan. Dalam konteks penyerapan hasil panen petani, Perpadi menjadi salah satu mitra strategis utama Bulog.
“Kami meminta seluruh pimpinan wilayah Perum Bulog di seluruh Indonesia untuk memperkuat koordinasi dengan Perpadi, memastikan kesiapan infrastruktur pengadaan, serta menjaga integritas dan tata kelola yang baik agar penyerapan gabah dan beras berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” tuturnya.
Dirut Bulog menilai peran TNI sangat penting, seperti apa? Baca halaman selanjutnya