Thursday, 12 March 2026


Target 200 Ribu Ton Gabah, Sidrap Siap Perkuat Swasembada Pangan Nasional

20 Feb 2026, 10:22 WIBEditor : herman

Bupati Sidrap Syaharuddin saat menghadiri panen raya di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap ---  Komitmen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan kembali ditegaskan melalui panen raya padi tadah hujan yang digelar di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae.

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Komandan Kodim 1420/Sidrap, Andi Zulhakim Asdar. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Perum Bulog dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional.

Panen raya ini bukan hanya agenda seremonial tahunan. Pemerintah memastikan kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam menjaga ketersediaan stok beras sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam sambutannya, Dandim 1420/Sidrap menegaskan kesiapan TNI mengawal ketahanan pangan sesuai arahan TNI AD, termasuk mendukung target penyerapan gabah nasional hingga 4 juta ton.

Untuk wilayah Sidrap sendiri, ditargetkan cadangan setara sekitar 200.000 ton gabah.

“Kami optimistis target ini tercapai bahkan meningkat demi menjaga status Sidrap sebagai lumbung padi,” tegasnya.

Dari sisi harga, Bulog bersama pemerintah daerah menetapkan pembelian gabah di kisaran Rp6.500–Rp6.800 per kilogram. Kebijakan ini dinilai memberi kepastian bagi petani di tengah fluktuasi harga pasar.

Kepala Cabang Bulog Sidrap, Irwan Faisal, mengimbau petani untuk memanfaatkan harga stabil tersebut agar penyerapan hasil panen dapat berjalan optimal.

Dengan jaminan harga dan serapan yang jelas, petani diharapkan tidak lagi khawatir terhadap anjloknya harga saat musim panen raya.

Bupati Syaharuddin memaparkan potensi besar wilayah Lakessi yang memiliki lebih dari 160 hektar lahan produktif. Berdasarkan hasil ubinan, rata-rata satu hektare lahan mampu menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp73 juta.

“Dengan produktivitas ini, kami ingin memastikan kesejahteraan petani terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Sidrap saat ini menjadi salah satu penghasil padi tertinggi di Sulawesi Selatan, dengan tingkat serapan Bulog yang termasuk tinggi secara nasional.

Ke depan, Pemkab Sidrap akan memperkuat infrastruktur pertanian melalui program pompanisasi, perbaikan jaringan irigasi, serta penyediaan bibit genjah. Langkah tersebut ditujukan untuk mendorong capaian Indeks Pertanaman (IP) 300 atau tiga kali tanam dalam setahun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Sidrap Fantry Taherong dan Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, serta para penyuluh pertanian dan kelompok tani.

Panen raya ditutup dengan dialog bersama petani. Dalam kesempatan itu, pemerintah memastikan dukungan berkelanjutan berupa ketersediaan pupuk dan pasokan air irigasi untuk menghadapi musim tanam berikutnya.

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018