Thursday, 12 March 2026


Jamaah Haji Indonesia 2026 akan Nikmati Beras Bulog

24 Feb 2026, 11:35 WIBEditor : Yulianto

Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, beberapa waktu lalu.

tABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026 bakal menikmati beras Bulog setelah pemerintah memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras. Jangan khawatir, beras yang dikirim adalah kualitas premium.

Kepastian ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, beberapa waktu lalu. 

Pengiriman beras tersebut sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung pelayanan konsumsi jamaah di Tanah Suci. Selain itu juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang semakin kompetitif di pasar internasional.

 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan, pemerintah akan segera melakukan pengiriman perdana beras untuk kebutuhan Jamaah Haji ini. Pemerintah menilai momentum ini menjadi simbol keberhasilan swasembada beras nasional serta kesiapan stok dalam negeri yang kuat.

 

"Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton ya. Nanti lanjut akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan.

 

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan, pihaknya telah menyiapkan seluruh aspek teknis dan logistik guna memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor.  “Pengiriman tahap pertama sebanyak 2.280 ton ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal,” katanya.

 

Rizal mengatakan, dirinya akan memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari. Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal untuk menjaga kelancaran distribusi.

 

“Kami memastikan bahwa pelaksanaan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan beras di dalam negeri, mengingat stok nasional dalam kondisi aman dan terkendali,” katanya.

 

Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal.

 

Sebelumnya, BULOG juga melakukan promosi dan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah guna memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Respons positif dari para importir dan penyedia katering haji dan umrah semakin memperkuat optimisme bahwa beras Indonesia mampu bersaing dan diterima dengan baik di pasar global.

BULOG menegaskan komitmennya dalam menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi Jamaah Haji Indonesia, sekaligus memperkuat diplomasi pangan nasional di tingkat internasional. 

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018