Tuesday, 16 June 2026


Panen di Desa Bulo Meningkat, Petani Raup Hingga Rp 62 Juta per Hektare

09 Mar 2026, 08:46 WIBEditor : herman

Panen di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari hasil panen padi musim tanam pertama di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri langsung kegiatan panen yang berlangsung di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Surianto bersama jajaran, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, serta para kepala desa dan penyuluh pertanian setempat.

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin mengungkapkan bahwa hasil produksi padi di Desa Bulo mengalami peningkatan signifikan.

Jika pada periode 2024–2025 produksi padi hanya berkisar antara 5 hingga 7 ton per hektare dengan harga sekitar Rp5.000 per kilogram, maka pada 2026 produksi meningkat menjadi sekitar 8 ton per hektare dengan harga mencapai Rp7.300 per kilogram.

Kenaikan produksi dan harga gabah tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani. Saat ini, pendapatan petani diperkirakan mencapai sekitar Rp62 juta per hektare, meningkat dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp35 juta per hektare.

Syaharuddin menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, merupakan salah satu fokus utama pemerintah daerah. Ia menilai kemajuan sektor pertanian hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Kalau ada niat baik dari pemimpin dan kerja keras dari masyarakat, Insya Allah hasilnya akan terlihat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa peningkatan produktivitas tidak hanya terjadi di Desa Bulo. Sejumlah wilayah lain di Sidrap seperti Otting, Bila Riawa, dan Maritengngae bahkan mampu mencapai produksi rata-rata 11 hingga 12 ton per hektare.

Untuk terus mendorong peningkatan produksi, Pemerintah Kabupaten Sidrap pada 2026 menargetkan pembukaan lahan sawah baru seluas 7 hektare di Bulo Baru dan 29 hektare di Bulo Wattang.

Selain itu, pemerintah juga berencana meningkatkan infrastruktur pertanian serta mendorong indeks pertanaman hingga mencapai IP 300.

Sementara itu, Kepala Desa Bulo Andi Rifai menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas berbagai dukungan yang diberikan kepada petani. Salah satu program yang dinilai sangat membantu adalah program listrik masuk sawah yang saat ini hampir rampung.

Menurutnya, sekitar 75 titik bor untuk kebutuhan irigasi telah terpasang dengan progres mencapai 99 persen. Ia berharap musim tanam kedua dapat segera dimulai agar petani bisa memaksimalkan program peningkatan indeks pertanaman.

“Kami siap mendukung program IP 300 agar produksi pertanian di Desa Bulo semakin meningkat,” ujarnya.

Reporter : suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018