Sunday, 12 April 2026


Polri Targetkan 1 Juta Ha Lahan Jagung Selesai Tahun ini

11 Mar 2026, 10:37 WIBEditor : Yulianto

Polri targetkan penanaman jagung 1 hektar selesai tahun ini

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA---Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektar (ha) akan selesai tahun ini. Pada tahun 2025, penanaman baru tercapai seluas 650 ribu ha.

Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen (Pol) Anwar usai bertemu dengan Menteri Pertanian, Rabu (11/3) mengatakan, Polri mendapat tugas dari pemerintah untuk melakukan penanaman jagung seluas 1 ha. Namun sampai tahun 2025 sudah tertanam seluas 650 ribu ha.

"Agenda hari ini terutama yang berkaitan dengan Polri adalah bagaimana kita untuk mengoptimalisasi peningkatan swasembada jagung dari tahun 2005 ke 2006. Kalau kemarin kita targetkan 1 juta ha jagung, baru tertanam 650 ribu ha,” kata Anwar.

Belum tercapainya target 1 juta ha pada tahun 2025, Anwar mengakui karena beberapa kendala. Terutama bencana alam dan anomali cuaca.  Karena itu, pada tahun 2026 Anwar menegaskan, pihaknya akan memaksimalkan penanaman hingga mencapai 1 juta ha lebih.  

”Kita sudah diskusikan dengan Pak Menteri, ke depan kita akan melaksanakan optimalisasi itu, mudah-mudahan 1 juta ha tercapai,” ujarnya.

Untuk itu Polri berharap dukungan Kementerian pertanian dari hulu sampai hilir. Mulai dari modernisasi alat pertanian, kemudian bibit, pupuk, bahkan nanti ke hilirnya, termasuk penampungan dan termasuk penjualan.

”Kita sudah komunikasi dengan Pak Menteri terkait modernisasi alat. Pak Menteri langsung mengeksekusi. Berapa butuhnya untuk traktor, berapa butuhnya untuk alat tanam dan sebagainya,” tuturnya.

Terkait lahan, Anwar mengatakan, Polri melakukan di lahan yang berbeda-beda. Ada lahan di wilayah pegunungan, lahan sawah dan sebagainya. Penanaman selaian di lahan kelompok Tani binaan Polri, juga bekerjasama dengan petani di lokais Perhutanan Sosial, LSM dan milik perorangan.

”Jadi semuanya kita kerjasamakan,” tegasnya seraya menambahkan, hasil produksi jagung tersebut, selain untuk pakan, juga bisa untuk energi.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, pihaknya berterima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia atas upayanya untuk mendukung program ketahanan pangan, termasuk dukungan dalam peningkatan produksi jagung.

Hingga kini kata Amran, produksi jagung Indonesia meningkat 1 juta ton. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton atau meningkat 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi tersebut Amran mengakui, memang tidak mudah. Namun dengan keberhasilan peningkatan produksi, Indonesia berhasil mencapai swasembada jagung pakan atau nol persen impor.

Sementara itu, kebutuhan jagung untuk industri turun dari 1,4 juta ton menjadi hanya 800 ribu ton. ”Jadi jangan mengatakan kenapa belum mencapai satu juta, lihat tidak ada impor pakan dan itu kontribusinya dari hasil kerja sama dan sinergi kolaborasi dengan kepolisian,” katanya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018