Tuesday, 16 June 2026


BPP Alor Barat Laut Panen Perdana Jagung Hibrida, Hasilkan 7,2 Ton/Ha

22 Mar 2026, 13:45 WIBEditor : Herman

Panen perdana jagung hibrida di Alor Barat Laut

TABLOIDSINARTANI.COM, Alor Barat Laut – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Alor Barat Laut menggelar panen perdana jagung hibrida Pioneer dalam kegiatan demplot (demonstration plot) seluas 1 hektare.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus memperkuat ketersediaan bahan baku pakan ternak di wilayah tersebut.

Jagung hibrida Pioneer dari Corteva Agriscience dikenal sebagai salah satu benih jagung unggulan yang menjadi pemimpin pasar di Indonesia.

Varietas ini memiliki potensi hasil tinggi, daya adaptasi luas di berbagai kondisi lahan, serta ketahanan yang baik terhadap penyakit bulai.

Beberapa varietas populer seperti P32 Singa, P35, P40, P88, dan P27 Gajah mampu menghasilkan produksi rata-rata sekitar 10 ton per hektare, memiliki batang yang kokoh, tahan terhadap kekeringan, serta sangat diminati industri pakan ternak.

Kepala BPP Kecamatan Alor Barat Laut, Petrus Payong, SST, bersama 13 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Alor Barat Laut bersepakat melakukan penanaman jagung hibrida Pioneer melalui program demplot tersebut.

Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 75 x 20 cm dan dua butir benih per lubang. Dari hasil panen perdana ini, produktivitas yang dicapai mencapai sekitar 7,2 ton per hektare.

Menurut Petrus Payong, kegiatan demplot ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan usaha ternak ayam petelur yang berkembang di Kecamatan Alor Barat Laut.

Saat ini terdapat sejumlah sentra peternakan ayam petelur di beberapa desa, di antaranya Desa Alor Besar dengan sekitar 600 ekor ayam petelur, Desa Otvai 600 ekor, Desa Hulnani 200 ekor, Desa Lewalu 84 ekor, serta Kelurahan Adang 94 ekor.

Jagung sendiri merupakan komponen utama dalam pakan ayam, karena menyumbang sekitar 50 hingga 60 persen energi dalam formulasi ransum ayam petelur.

Kandungan gizi dalam jagung juga sangat mendukung produktivitas ternak, di antaranya karbohidrat sekitar 70 persen, protein 10 persen, serta lemak 5 persen yang mampu memberikan energi optimal bagi ayam untuk bertelur secara konsisten.

Selain itu, jagung juga mengandung santofil yang berperan dalam meningkatkan warna kuning pada telur menjadi lebih pekat, sehingga lebih disukai oleh konsumen.

Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri Camat Alor Barat Laut Dael LMS Alelang, S.Sos, Tim Kerja Kabupaten Alor Fonsiano Korea, SST, perwakilan Kepala Desa Alor Besar yang diwakili Kaur Pembangunan Dematrius CHR Oko.

Hadir juga anggota Polsek Alor Barat Laut, para PPL se-Kecamatan Alor Barat Laut yang dipimpin Kepala BPP Petrus Payong, SST, serta anggota Kelompok Tani Hudohemang. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh dan petani berharap budidaya jagung hibrida dapat terus berkembang dan mampu mendukung program swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Alor Barat Laut

Reporter : Petrus Payong
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018