Wednesday, 15 July 2026


Presiden ke Gudang Bulog, Dirut Bulog: Masyarakat juga Bisa Lihat Stok Beras

20 Apr 2026, 11:09 WIBEditor : Yulianto

Presiden Prabowo Subianto saat sidak ke gudang Bulog

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Perum BULOG menegaskan komitmen menjaga ketahanan pangan melalui penguatan stok beras pemerintah. Dengan jumlah stok cadangan beras pemerintah (BP) yang dikuasai BULOG sebanyak 4,88 juta ton, pemerintah memastikan negara selalu hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Sebelumnya untuk memastikan kondisi tersebut, Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya, serta Wakil Menteri Pertanian, Sidaryono melakukan sidak langsung ke Kompleks Gudang BULOG Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).

Inspeksi yang dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi cadangan pangan nasional dilakukan usai menyampaikan pengarahan kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia. Kompleks Gudang Bulog Danurejo ini terdiri dari 2 unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton, dan saat ini terisi penuh. Ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan di Kota dan Kabupaten Magelang.

Direktur Utama Perum BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, optimalnya keterisian gudang merupakan cerminan keberhasilan penugasan pemerintah dalam penyerapan hasil produksi dalam negeri, sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan memastikan negara selalu hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

"Dengan target penyerapan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras, kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung jajaran Kanwil dan Kantor Cabang BULOG melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi di berbagai wilayah Indonesia," ujar Dirut BULOG.

Seiring dengan tingginya realisasi penyerapan sejak awal tahun 2026, tingkat keterisian gudang BULOG mengalami peningkatan signifikan. BULOG saat ini mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas riil sebesar 3.061.484 ton yang telah teroptimalkan dalam mendukung penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Untuk mengantisipasi peningkatan volume stok, BULOG mengambil langkah strategis dengan menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang filial (non-BULOG).

Hingga kini, tercatat 1.254 unit gudang filial dengan kapasitas riil sebesar 2.686.215 ton telah digunakan guna memastikan seluruh stok tersimpan dengan baik, aman, serta tersebar merata di berbagai wilayah.

Adapun posisi stok beras BULOG saat ini mencapai 4.881.105 ton setara beras. Ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat, serta memperkuat peran BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

Sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik, BULOG juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung kondisi stok beras di gudang. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik bahwa cadangan pangan nasional dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel serta siap didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018