Wednesday, 15 July 2026


Tanam Padi Serentak di Tengah Kemarau, Camat hingga TNI-Polri Turun Langsung ke Sawah

02 Jul 2026, 13:24 WIBEditor : Gesha

Tanam padi serentak di Kalipare saat musim kemarau sukses digelar. Camat, TNI, Polri, dan petani bersatu memperkuat swasembada pangan nasional.

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang – Tanam padi serentak di Kalipare saat musim kemarau sukses digelar. Camat, TNI, Polri, dan petani bersatu memperkuat swasembada pangan nasional.

Semangat menjaga produksi pangan nasional terus digelorakan di tengah musim kemarau. 

Kelompok Tani (Poktan) Usaha Mandiri di Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, menggelar Gerakan Tanam Padi Serentak yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI, Polri hingga penyuluh pertanian.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) itu menjadi bukti bahwa musim kemarau tidak menyurutkan langkah petani untuk tetap meningkatkan luas tanam demi mendukung target swasembada pangan nasional. 

Ketersediaan air irigasi yang masih mencukupi menjadi faktor penting sehingga proses tanam tetap dapat dilakukan.

Gerakan tanam kali ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kalipare, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kalipare, kelompok tani se-Desa Sukowilangun, serta Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Malang.

Ketua Poktan Usaha Mandiri, Sudarno, mengatakan gerakan tanam serentak tersebut menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi padi meski menghadapi tantangan musim kemarau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir mendukung penanaman padi varietas Cibogo di kelompok tani kami. Harapan kami produksi padi terus meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan kelompok tani semakin aktif. Kami juga berharap adanya dukungan bantuan benih padi serta sarana produksi dari pemerintah," ujar Sudarno.

Menurutnya, kebersamaan berbagai pihak yang turun langsung ke lahan menjadi motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian. 

Dengan semangat tersebut, peluang peningkatan indeks pertanaman maupun produktivitas diharapkan dapat terus tercapai.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Malang, Sidik Fathul Qorib, menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.

"Sinergi seluruh stakeholder menjadi bukti suksesnya gerakan tanam padi serentak di Poktan Usaha Mandiri Desa Sukowilangun. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjaga sehingga produksi padi, bahkan komoditas pertanian lainnya, dapat meningkat secara signifikan," katanya.

Ia menambahkan, peningkatan luas tanam pada musim tanam kedua menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan beras nasional. 

Meski berada di musim kemarau, petani tetap didorong memanfaatkan setiap peluang tanam selama dukungan air masih tersedia.

Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, aparat TNI-Polri, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani di lahan sawah menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal program peningkatan produksi pangan. 

Pendampingan kepada petani dinilai menjadi faktor penting agar target peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas dapat tercapai secara berkelanjutan.

Gerakan tanam serentak yang terus dilakukan di berbagai daerah juga menjadi bagian dari strategi memperkuat swasembada pangan. 

Selain meningkatkan produksi, kegiatan tersebut memperkuat koordinasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang ditunjukkan di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, para petani optimistis produksi padi akan terus meningkat meski menghadapi tantangan musim kemarau. 

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang lebih optimal.

Reporter : Kiswanto
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018