
Ilustrasi Pekarangan Produktif
TABLOIDSINARTANI.COM. Sidrap --- Pemerintah Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga melalui inovasi ASOKA (Aksi Sinergi Optimalisasi Kawasan Pekarangan).
Program ini mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi kawasan produktif untuk budidaya sayuran dan berbagai komoditas hortikultura.
Lurah Kadidi, Rusmin Malik, mengatakan inovasi ASOKA hadir sebagai upaya mengoptimalkan lahan pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain mendukung ketersediaan pangan keluarga, program ini juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat.
"Melalui inovasi ASOKA, masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Hasil panennya kemudian dijual ke pasar maupun kepada pedagang sayur yang datang langsung ke rumah warga," kata Rusmin Malik, Rabu (8/7).

Untuk mendukung keberhasilan program, Pemerintah Kelurahan Kadidi menggandeng penyuluh pertanian dalam memberikan pendampingan kepada warga. Pendampingan tersebut mencakup teknik budidaya hortikultura, pengelolaan tanaman, hingga pelatihan pembuatan pupuk cair organik berbahan limbah sayuran.
Menurut Rusmin, langkah tersebut tidak hanya membantu menekan biaya produksi, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sejak diluncurkan pada 2024, inovasi ASOKA telah melibatkan lebih dari 20 rumah tangga yang aktif mengelola pekarangan mereka sebagai sumber produksi pangan.
Berbagai tanaman seperti cabai, tomat, kangkung, sawi, hingga markisa kini tumbuh subur di halaman rumah warga dan memberikan nilai ekonomi tambahan bagi keluarga.
Salah seorang peserta program, Hj. Nasri, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Setelah usaha berjualan sandal menghadapi persaingan yang semakin ketat, ia beralih memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran.
"Alhamdulillah hasilnya lumayan untuk menambah pendapatan keluarga. Selain itu, hasil panennya juga bisa kami konsumsi sendiri," ujarnya.