Saturday, 08 August 2026


Bulog Gandeng Perpadi Produksi Beras Premium

13 Jul 2026, 17:07 WIBEditor : Yulianto

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memperkenalkan beras premium Beraskita

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Perum Bulog menggandeng Persatuan Penggilingan Padi dan Pedagang Beras Indonesia (Perpadi) untuk memproduksi beras premium. Untuk tahun ini perusahaan plat merah logistik ini menargetkan memproduksi sebanyak 2 juta ton yang diolah dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Kami sengaja mengundang Perpadi untuk hadir rapat koordinasi terkait dengan penugasan Bulog ke depan, yaitu pengolahan beras cadangan beras pemerintah (CBP) sejumlah 2 juta ton untuk menjadi beras komersial,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso dusai Rapat Koordinasi di Gedung Bulog, Senin (13/7).

Rizal mengakui, pihaknya paham tidak akan mampu mengolah CBP menjadi beras premium sendiri tanpa bantuan pelaku usaha pengggilingan padi. Karena itu, Bulog bersinergi dengan Perpadi. “Syukur alhamdulillah, secara aklamasi seluruh perwakilan Perpadi dari Sabang sampai Merauke untuk mendukung program pengolahan CBP 2 juta ton menjadi beras komersial,” ujarnya.

Dengan kerjasama ini Rizal berharap menjadikan tonggak sejarah baru dalam pengelolaan CBP. Dengan sinergi Perpadi dengan Bulog, diharapkan juga swasembada pangan berkelanjutan.  “Insyaallah akan terwujud sepanjang masa,” katanya.

Rizal mengakui, penggilingan milik Bulog mempunyai kerterbatasan kapasitas untuk bisa memproduksi beras premium sebanyak 2 juta ton. Sementara pemerintah memberikan waktu mengolah CBP menjadi beras komersial hanya sampai akhir tahun atau tinggal sekitar 4 bulan.

“Karena itu kami harus dibantu teman-teman pihak swasta dalam hal ini Perpadi untuk saling bersinergi,” ujarnya. Sebenarnya menurut Rizal, kerjasama Bulog dengan Perpadi bukan baru sekarang. Sebelumnya kerja sama Bulog dengan Perpadi telah berlangsung dalam menyerap beras sebanyak 3 juta ton pada tahun 2025 lalu, kemudian dilanjutkan tahun ini sebesar 4 juta ton.

Pada tahun ini kata Rizal, kerja sama Bulog dengan Perpadi ditingkatkan dengan mengolah CBP menjadi beras komersial, baik premium maupun medium. Nanti mekanismenya rise to rice. “Jadi beras CBP yang ada di Bulog akan diolah menjadi beras komersil oleh anggota Perpadi,” katanya.

Sementara itu Ketua Perpadi, Sutarto Alimoeso menyambut baik sinergi untuk mengolah CBP menjadi beras komersial. Sebenarnya ia juga mengakui, kerja sama Bulog dan Perpadi sudah dilakukan sejak lama, terutama dalam pengadaan gabah/beras Bulog.

“Kami pun menyadari bahwa tanpa pemerintah kita juga tidak akan bisa apa-apa. Pengusaha beras juga diperlukan untuk membangun bangsa ini. Kami sepenuhnya mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk menuju kemandirian pangan, kedaulatan pangan,” katanya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018