Saturday, 23 October 2021


Gamasugen, Kedelai Super Genjah

10 Dec 2013, 13:37 WIBEditor : Nuraini Ekasari sinaga

Banyak yang apatis terhadap pengembangan tanaman kedelai di Indonesia. Sikap tersebut memang tidak bisa disalahkan begitu saja. Apalagi tanaman yang menjadi bahan baku tahu dan tempe tersebut berasal dari daerah sub tropis.

Namun dengan teknologi perbenihan, ternyata tanaman kedelai juga bisa berkembang baik di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Contohnya, varietas Grobogan dan Anjasmoro yang kualitas biji kedelainya tidak kalah dengan produk impor. Bukan hanya cocok untuk tahu, tapi juga bahan baku tempe karena bijinya relatif besar.

Bahkan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) kembali mengenalkan varietas kedelai unggulan yakni Gamasugen 1 dan 2.  Keunggulannya bukan hanya,  berumur pendek (super genjah), tapi produktivitasnya tinggi, tahan hama dan bisa ditanam sebagai tanaman sela (padi, kedelai dan padi). Dua varietas tersebut merupakan yang ke delapan dan ke sembilan yang dimiliki lembaga penelitian tersebut.

Dengan dua varietas tersebut diharapkan mampu menjawab persoalan perbenihan kedelai, selanjutnya mengatasi persoalan peningkatan produksi kedelai di dalam negeri. Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat, kebutuhan kedelai nasional tiap tahun mencapai 2,5 juta ton, sementara produksinya sekitar 850.000 ton. Untuk menutupi kekurangan pasokan tersebut, harus diimpor hingga 1,65 juta ton yang menguras banyak devisa.

Kepala Pusat Aplikasi dan Teknologi Isotop Batan, Hendig Winarno mengatakan, impor kedelai sudah sangat memprihatinkan. Karena itu Batan sejak lama berupaya menghasilkan varietas kedelai unggul. Varietas unggul yang baru dilepas adalah Gamasugen 1 dan 2.

Kelebihan varietas tersebut adalah super genjah yang pertama di Indonesia dengan umur tanam kurang dari 70 hari. Pada umumnya umur tanaman kedelai yakni 90 hari. “Jika pemerintah mau, petani mau bisa menjadi salah satu solusi atasi kelangkaan kedelai," katanya di sela-sela launching kedelai Gamasugen, di Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (Patir) Batan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018