Saturday, 23 October 2021


Negeri Bollywood Adopsi Desa Mandiri Pangan

17 Dec 2013, 13:42 WIBEditor : Julianto

India, negara yang terkenal dengan industri film Bollywood, ternyata tertarik dengan pengembangan Desa Mandiri Pangan (Demapan). Apalagi program yang Pemerintah Indonesia luncurkan sejak tahun 2006 tersebut mendapat penghargaan dari AGFUND (Arab Gulf Programme for Development).

“India tertarik mereflikasikan pola pengembangan desa mandiri pangan”, kata Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Tjuk Eko Hari Basuki di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Negara tersebut berencana akan menerapkan pola Demapan di 100 desa. Untuk mengetahui lebih lanjut, perwakilan Pemerintah India akan melakukan studi banding ke Indonesia pada Maret-April 2014. “Kita sudah ungkapkan bahwa Demapan ini tidak menggunakan pola tertentu, karena pendekatannya melihat kondisi setiap desa”, katanya.

Apa yang membuat India tertarik mengembangkan Demapan? Salah satu faktornya menurut Tjuk, Pemerintah India melihat berkembangnya ekonomi desa yang mengikuti program tersebut. Demapan sendiri tidak terkait pada komoditas tertentu. “Jadi programnya tidak harus meningkatkan produksi pangan, tapi juga kegiatan non pangan. Yang terpenting bisa mendorong peningkatan pendapatan”, ujarnya.

Apalagi kemudian keberhasilan Demapan mendapatkan penghargaan dari AGFUND. Dengan keberhasilan tersebut Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian mendapatkan hadiah 100.000 dolar AS atau sekitar Rp. 1 miliar.

Seperti diketahui, program Demapan cakupannya sangat besar, yaitu 3.280 desa, di 410 kabupaten dan 33 provinsi. Setidaknya ada 14.790 kelompok masyarakat (Kelompok Afinitas) yang melibatkan 369.750 rumah tangga miskin, atau sekitar 1,9 juta jiwa yang tergolong miskin.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Achmad Suryana, hasil evaluasi perguruan tinggi pada tahun 2012 kepada kelompok-kelompok yang selesai melaksanakan program selama empat tahun (kegiatan 2006-2008) diperoleh dampak yang sangat signifikan.

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018