Sabtu, 15 Desember 2018


Produksi Boalemo Makin Mantapkan Gorontalo Jadi Provinsi Jagung

05 Okt 2018, 15:23 WIBEditor : Gesha

Produksi Boalemo makin mantapkan Gorontalo sebagai Provinsi Jagung | Sumber Foto:HUMAS TANAMAN PANGAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Gorontalo --- Provinsi Gorontalo telah lama dikenal sebagai lumbung pangan sehingga julukan Provinsi Jagung selalu melekat padanya. Salah satu kabupaten penopang produksi jagungnya adalah Boalemo.

Tercatat, kontribusi Kabupaten Boalemo sebesar 55 persen dari total produksi di Gorontalo.

Dengan dukungan luas lahan sebesar 82.808 ha dan produksi jagung sebanyak 452.713,26 ton pada 2018, Boalemo telah menunjukkan mampu menjadi produsen jagung terbesar di Gorontalo.

Direktur Serealia dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Bambang Sugiharto menyatakan bahwa pengembangan budidaya jagung telah mampu menggerakkan perekonomian daerah serta mampu memacu laju pertumbuhan ekonomi di kabupaten Boalemo. Petani tertarik usaha tani jagung karena mampu meningkatkan perkonomian.

Tidak hanya mencukupi kebutuhan sendiri,  Kabupaten Boalemo menunjukkan kepada dunia, bahwa dari tanahnya dihasilkan jagung berkualitas dan mampu ekspor kontinu ke mancanegara, salah satunya Filipina.
 
Sampai dengan awal Oktober 2018 ini, dari luasan 88.431 ha telah diekspor  jagung sebanyak 397.939.500 ton.
 
“Pencapaian ini didukung penuh oleh program pemerintah  baik di daerah maupun pusat,  dengan memberikan bantuan pupuk dan benih jagung secara gratis kepada para petani”, tambahnya.
 
Saat ini sebagian wilayah Kabupaten Boalemo sedang panen jagung. Hampir di setiap sudut jengkal tanah warga, menguning oleh "si kuning emas" tanaman jagung.
 
Tampak di salah satu sudut jalan di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, kabupaten Boalemo, sedang berlangsung panen jagung oleh masyarakat dan tampak di sudut lainnya di Desa Kotaraja Kecamatan Dulupi juga bukit jagung menguning, menunggu tangan-tangan petani memetiknya.
 
Impian Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menjadikan Gorontalo Provinsi Jagung pada pencanangannya Maret 2002 silam sudah terbukti nyata, berdampak pada peningkatan taraf hidup petani jagung Gorontalo.  TIA
Reporter : Tiara
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018