Sunday, 14 June 2026


Peringati Hari Pahlawan, Banyumas Pacu Petani Tanam Padi

11 Nov 2018, 08:11 WIBEditor : GESHA

Pertanaman mulai dilakukan Banyumas

Musim telah tiba, Banyumas bergegas tanam

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Banyumas --- Ada banyak cara untuk memperingati Hari Pahlawan. Salah satunya dengan memacu waktu tanam.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi yang juga selaku Penanggung Jawab Program Upaya Khusus (Upsus) Percepatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi Jawa Tengah bersama Bupati Banyumas, Achmad Husein melakukan Gerakan Percepatan Tanam Padi Perdana di Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.

"Petani adalah pahlawan pangan. Tetap cintai petani. Hargai jerih payah petani. Cintai pangan lokal. Cintai produk Indonesia," ungkapnya.

Suwandi menuturkan peringatan Hari Pahlawan kali ini merupakan momentum untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi pangan khususnya padi.

Karenanya, ia berharap tanam perdana ini bisa diikuti oleh kecamatan lainnya, sehingga bisa mendongrak luas tambah tanam (LTT) padi di Banyumas.

Sasaran LTT tahun ini untuk Kabupaten Banyumas 14787 ha, sudah terealisasi 555 ha. Angka ini terbilang rendah dikarenakan terkendala musim hujan.

"Mudah-mudahan tanam perdana ini bisa diikuti oleh 27 kecamatan lainnya. Ini tanam Inpari 32 dengan pola tanam jajar legowo. Usahakan tanam 40 batang dalam satu rumpunnya. Caranya adalah dengan pemupukan yang baik," jelas Suwandi. 

Dirinya bahkan mengarahkan apabila seminggu usai panen langsung tanam kembali dengan cara sistem benih langsung (tabela).

"Banyak tempat lain yang bisa setelah panen seminggu langsung tanam lagi setelah ada. Bagi lahan - lahan yang kering pakai sistem tabela. Tanam beli langsung. Lalu ketika tanam kedua manfaatkan dengan tumpang sari. Jangan sampai lahan istirahat," imbuhnya.

Terkait masalah air, Suwandi memberikan solusi untuk menggunakan mekanisi alat mesin pertanian. Caranya dengan menggunakan tenaga listrik.

"Gunakan efisensi input. Pompa air jangan menggunakan bahan bakar. Bisa pakai listrik atau solar lebih murah,” terangnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein berharap dengan adanya percepatan tanam ini bisa diikuti kecamatan lainnya serta panen raya bisa berlangsung bersamaan.

Percepatan tanam ini sebagai tradisi setempat. Dirinya juga berpesan agar tetap mencintai petani karena petani adalah pahlawan bangsa.

“Harapannya semua bantuan segera mengalir dengan cepat, total produksi meningkat dan panen raya bersamaan dalam satu waktu. Ini baru 555 hektare akan dikejar karena air dimulai," pungkas Husein.

Reporter : Kontributor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018