Rabu, 22 Mei 2019


Tidak Mau Kalah, Ngawi Juga Panen Jagung

22 Peb 2019, 10:23 WIBEditor : Gesha

Panen jagung di Ngawi menambah produksi di Tanah Air | Sumber Foto:TIARA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Ngawi --- Seakan tidak mau kalah dengan daerah lainnya, petani jagung di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) pun turut melakukan panen jagung di lahannya.

Tercatat, Kabupaten Ngawi pada Februari 2019 ini memiliki luas panen 10.281 ha dengan hasil ubinan 10 ton/ha, hasil riil rata-rata produktivitas mencapai 7-8 ton/ha.

"Panen jagung di Ngawi banyak. Silakan dibeli !," tukas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Marsudi kepada tabloidsinartani.com.

Mewakili Kementerian Pertanian (Kementan), Sub Direktorat Jagung, Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Andi Saleh didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Koperasi  dan UMKM Kabupaten Ngawi, dan Danramil Karangjati melakukan panen jagung di Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jatim di luas hamparan sekitar 300 ha, Jumat (22/2).

Petani di desa ini masih menjual jagung dalam bentuk bonggol dan pipilan basah. Hasil panen jagung dalam bentuk bonggol dihargai Rp 1.800/kg dengan kadar air 30%.

Sedangkan pipilan basah dengan kadar air sekitar 24% dihargai oleh pengepul sebesar Rp 2.400 - 2.500/kg.

Hasil panen jagung pipilan kering dengan kadar air 14% bisa dibeli oleh pengepul seharga Ro 4.100/kg.  Namun sangat disayangkan, petani di desa ini belum ada yang mampu menghasilkan hasil panen jagung dalam bentuk pipilan kering.

Mengetahui kondisi tersebut, Andi dan Marsudi mengatakan segera melakukan mobilisasi bantuan dryer (pengering) dan kultivator untuk petani di wilayah ini. 

Reporter : Tiara
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018