Thursday, 16 July 2026


Banjir Jagung saat Musim Hujan

25 Feb 2019, 14:57 WIBEditor : Yul

Mentan, Amran Sulaiman memantau areal pertanaman jagung melalui menara.

TABLOIDSINARTANI.COM, TUBAN -- Di tengah musim hujan yang berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, sentra pangan di Jawa dilanda banjir. Tapi banjir kali ini justru disambut gembira petani, karena yang terjadi adalah banjir jagung.

Panen raya jagung diperkirakan berlangsung hingga Maret 2019. Wilayah yang tengah panen yakni, Tuban, Lamongan, Ngawi, Gresik, Trenggalek, Grobogan, Blora, Trenggalek, bahkan Gunung Kidul. Saat panen raya jagung di Kabupaten Tuban, Jatim, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyaksikan banjir jagung.

Tuban merupakan kabupaten dengan luas panen jagung terbesar di Jatim yakni 50.670 ha pada Februari 2019. Tuban saat ini banjir jagung. Luas panennya 50 ribu ha lebih. Total produksinya 400-500 ribu ton atau setengah juta ton. Ini baru Tuban produksi Februari 2019, ujarnya saat panen di Desa Talun, Kecamatan Montong, Tuban. 

Data Dinas Pertanian Kabupaten Tuban luas tanam jagung di kabupaten yang dipimpin Bupati Fathul Huda ini mampu mencapai 113.290 ha pada 2018 dari target 109.704 ha. Bahkan untuk produksi Februari 2019 diperkirakan bisa mencapai 500 ribu ton.Jagung Tuban nomor satu nasional. Ini harus dipertahankan,” katanya.

Wantono, salah seorang Penyuluh Pertanian sekaligus petani jagung di Kecamatan Grabakan, Tuban mengungkapkan, kabupaten ini merupakan salah satu sentra produksi jagung di Jatim. Dengan sedang berlangsungnya panen jagung, ia meminta pemerintah daerah maupun pusat agar tidak ada jagung impor masuk.

Jika ada impor, petani kecil atau gurem sangat merasakan dampak negatifnya. Kemudian, pihak-pihak yang inginkan impor jagung, silahkan berhubungan dengan pemerintah daerah, khususnya Tuban untuk menanyakan stok jagung, ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Galih, Penyuluh Pertanian Kecamatan Sumanding, Tuban. Jagung yang diproduksi petani dalam negeri lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan. “Impor jagung tidak perlu. Lahan jagung yang sedang dipanen saat ini di Tuban sangat luas dengan jagung yang beragam varietas, karena petani sudah menguasai teknik budidaya, tegasnya.

Reporter : Tia
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018