Sabtu, 25 Mei 2019


Bantuan Benih Padi Terbukti Tahan Hama, Petani : Lanjutkan !

10 Mar 2019, 10:32 WIBEditor : Gesha

Petani semangat dengan bantuan benih padi yang tahan hama | Sumber Foto:MUTIARA

Dulu kami tanam varietas ciherang, produksinya sekitar 88 kuintal per hektare. Kalau sekarang pakai benih inpari 30, produksi bisa 104 kuintal per hektare. Mantap kan?" tutur Ketua Kelompok Tani Sumber Murni 2, Asmawi.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Pamekasan --- Salah satu titik pembangunan pertanian di Madura  adalah Desa Betek, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Dengan bantuan benih padi, petani merasakan banyak manfaat, bahkan meminta untuk melanjutkan bantuan benih tersebut.

Varietas inpari 30 milik salah satu BUMN kenamaan tengah menjadi kesukaan para petani Pamekasan, menggantikan varietas unggul sebelumnya yaitu ciherang.

"Kami senang dapat bantuan benih unggul. Dulu kami tanam varietas ciherang, produksinya sekitar 88 kuintal per hektare. Kalau sekarang pakai benih inpari 30, produksi bisa 104 kuintal per hektare. Mantap kan?" tutur Ketua Kelompok Tani Sumber Murni 2, Asmawi.

Sehingga, pemasukan petani tambah lancar, mudah ditanam, bantuan setiap musim tanam selalu ada. "Mohon dilanjutkan!," pinta Asmawi.

Kenyataan tersebut terungkap saat Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh. Ismail Wahab yang juga menjadi PJ Pamekasan pada program percepatan pertanian di Madura, datang bersilaturahim dengan petani. Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Lisa Widyawati.

Pamekasan memiliki lahan padi seluas 64.920 hektare. Sebanyak 1.530 hektare di tahun ini telah mendapat alokasi bantuan benih padi dari pemerintah.

"Rinciannya sudah dibagi per musim, 530 hektare tanam bulan Maret - April dan terbesar tanam bulan Oktober. Kita genjot terus Luas Tambah Tanam (LTT-red) di sini," terang Ismail.

Program yang memberdayakan hampir 150 kelompok tani ini tentu berdampak langsung bagi masyarakat. "Total petani yang terlibat juga tidak main - main. Kita alokasikan benih padi terbaik yang tahan hama, tahan wereng dan terbukti tumbuh bagus di sini," lanjutnya.

Bantuan Alsintan

Ismail Wahab juga melihat bantuan alsintan di Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan. "Alhamdulillah Pamekasan dialokasikan bantuan alat mesin pertanian cukup besar. Ada 10 unit power thresher, pompa air, jaringan irigasi dan traktor. Bahkan kita bakal dapat mini excavator dan dryer UV sebentar lagi. Kita mau ajukan lagi pompa air karena kebutuhan di sini cukup besar," tuturnya.

Ketua Poktan Serba Usaha II, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan, Muhammad Tamri mendapat alokasi power thresher 1 unit. "Kami berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Terus terang ini yang kami butuhkan, tapi karena harganya mahal kami ngga sanggup beli," tuturnya.

Tamri hanya salah penerima alat perontok padi, masih ada beberapa kelompok tani yang telah menerima alat dan mesin yang mereka butuhkan. Tamri menekankan alat tersebut akan menjadi milik masyarakat.

"Ini bukan milik pribadi, jadi siapapun yang butuh alat ini bisa pinjam ke kami. Asal jelas penggunaan dan tanggung jawabnya. Intinya kami bangga dengan perhatian pemerintah kepada kami petani padi. Alhamdulillah," tutupnya.

 

Reporter : Mutiara
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018