Kamis, 18 Juli 2019


Petani Menuai Untung Budidaya Minapadi Seluas 5 Ha

16 Mar 2019, 16:50 WIBEditor : Gesha

Tuai untung budidaya lewat minapadi | Sumber Foto:HUMAS DJPB KKP

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Purbalingga --- Budidaya sistem minapadi yang dikembangkan petani Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kab.Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) tiga bulan lalu saat ini sudah mulai dipanen. Ikan nilai yang dibudidaya dalam sistem minapadi seluas 5 hektar (ha) telah dipanen rata-rata sebanyak 1,5 ton/ha.

Panen ikan nila ukuran 5-6 ekor/kg sebanyak 7,5 ton tersebut disaksikan langsung Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto bersama rombongan saat melakukan kunjungan kerja di Purbalingga, Jateng.

"Usaha budidaya minapadi tersebut salah satu dukungan yang diberikan Ditjen Perikanan Budidaya KKP kepada petani Purbalingga," ujar Slamet Soebjakto.

Slamet mengemukakan, minapadi adalah model yang tepat untuk memecahkan solusi pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Bahkan keberhasilan pengembangan minapadi di Indonesia telah dijadikan FAO sebagai  acuan model minapadi level Asia Pasifik.

"Setidaknya sudah 13 negara di Asia Pasifik belajar minapadi di Indonesia. Tentunya ini jadi pemicu bagi kita untuk terus mendorong minapadi ini berkembang di berbagai daerah," papar Slamet.

Menurut Slamet, sistem minapadi juga mampu meningkatkan produktivitas padi. Untuk itu, sistem minapadi sangat pas sebagai upaya mencapai swasembada pangan. "Saya yakin ini akan menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi petani," ujarnya.

Lantaran sistem minapadi juga mampu meningkatkan produktivitas padi petani, Slamet berharap, minapadi  bisa dijadikan program unggulan nasional dalam upaya mendukung kebijakan pangan berkelanjutan.

Perlu diketahui, Purbalingga memiliki potensi lahan sawah yang cocok untuk pengembangan minapadi. Tahun 2018, KKP telah memberikan dukungan percontohan minapadi seluas 5 ha di desa Limbasari.

Tahun ini direncanakan akan menambah dukungan seluas 35 ha untuk pengembangan minapadi di beberapa wilayah di Purbalingga.

Program Unggulan

Tercatat, sampai tahun 2016 total lahan minapadi produktif di seluruh Indonesia mencapai 145.000 ha. Bahkan, minapadi juga jadi program unggulan di Kementerian Pertanian.

Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Sumarjo Gatot Irianto, minapadi telah nyata mampu meningkatkan produktivitas padi.

"Dengan minapadi produktvitas padi per ha bisa ditingkatkan. Oleh karena itu, saya rasa ini sangat pas untuk digarap secara serius melalui kerjasana dengan KKP," kata Gatot.

Ia juga mengatakan,  Kementerian Pertanian juga berkomitmen untuk mendorong sektor pertanian di Kabupaten Purbalingga ini. Minapadi itu punya keunggulan banyak yakni produktivitas bisa digenjot. 

"Minapadi ini juga sebagai solusi untuk memitigasi resiko dari serangan hama. Disamping hasil produksinya bersifat organik," kata Gatot. 

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018