Selasa, 21 Mei 2019


Jadi Penentu Pangan Jabar dan Nasional, Cirebon Diguyur Rp 27 Milyar Bantuan Produktif

28 Mar 2019, 21:55 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman memberikan aneka ragam bantuan kepada petani Cirebon agar mampu meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus meningkatkan produksi | Sumber Foto:HUMAS KEMENTAN

Tak hanya mendongkrak pembangunan pertanian Cirebon, aneka bantuan tersebut juga sebagai upaya dan solusi permanen untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Cirebon

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Cirebon --- Masih berada di wilayah Jawa Barat, Kabupaten Cirebon menjadi penentu pangan di Jawa Barat bahkan nasional. Karenanya, pembangunan pertanian disana harus terus ditingkatkan.

"Jawa Barat adalah lumbung pangan dan pemberi pangan Indonesia. Tapi ingat, Cirebon juga penentu pangan Jawa Barat dan Indonesia," jelas Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada acara Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementan 2019 di GOR Ranggajati, Cirebon, Jabar, Kamis (28/3).

Menurut Menteri Amran, Cirebon memiliki banyak potensi pertanian yang bisa ditingkatkan kembali. Karenanya, Kementerian Pertanian mengucurkan berbagai bantuan kepada petani Cirebon untuk mendukung dan meningkatkan produksi pertanian di kawasan tersebut.

Total bantuan yang disalurkan ke petani tersebut sebanyak Rp 27 Miliar berupa benih unggul, hingga alat mesin pertanian (alsintan).

Tak hanya mendongkrak pembangunan pertanian Cirebon, aneka bantuan tersebut juga sebagai upaya dan solusi permanen untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Cirebon.

"Kami sudah siapkan ayam kampung 340 ribu ekor. Ada juga domba 50 ekor, traktor roda dua, bibit mangga 3.000 batang, benih padi dan dryer. Bantuan ini kami berikan ke petani, santri dan masyarakat Cirebon," kata Menteri Amran.

Amran juga mengungkapkan, pemerintah sudah membuka akses agar santri mendapat program Kementan.

Bahkan pada tahun 2019 sudah disiapkan 1 juta ayam khusus untuk pesantren atau 500 ayam untuk setiap pesantren. Ayam yang diberikan ke pesantren tersebut berikut kandang, pakan dan vaksin selama 6 bulan.

"Kami harapkan seluruh bantuan tersebut mampu mendongkrak peningkatan sektor pertanian di Cirebon," ujar Menteri Amran.

PJ Bupati Cirebon Dicky Saromi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas semua perhatian dan bantuan dari Kementan.

Sebab bantuan ini berhasil mewarnai dan menyumbang kontribusi terhadap pangan Indonesia. Menurut Dicky keberadaan sektor pertanian sangat mewarnai kehidupan Kabupaten Cirebon.

Sektor pertanian di Cirebon juga mampu memberi kontribusi pangan semua wilayah Indonesia. "Kami harapkan semuanya bermanfaat bagi petani dan peternak, khususnya santri yang hadir dari 30 ponpes," paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono. Menurut Ono, seluruh bantuan pemerintah harus benar-benar diawasi dan dijaga bersama-sama agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh petani di pelosok Kabupaten Cirebon.

"Untuk itu kami minta kepada petani pastikan semua bantuan merata ke seluruh petani. Mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional dan petanipun sejahtera," pungkas Ono.

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018