Sabtu, 19 Oktober 2019


Babinsa Bantu Petani Percepat LTT

29 Mar 2019, 20:47 WIBEditor : Yulianto

Babinsa membantu petani | Sumber Foto:Suparman

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI-AD khususnya Kodim 0723/Klaten dalam membantu pemerintah daerah sebagai salah satu wujud nyata upaya menyukseskan swasembada pangan di Kabupaten Klaten

TABLOIDSINARTANI.COM, Klaten--Sejak adanya kerjasama Kementerian Pertanian dengan TNI, kini Bintara Pembina Desa (Babinsa) pun ikut terjun ke sawah membantu petani. Salah satunya Babinsa Koramil 23/Ceper, Kodim 0723/Klaten Koptu Suparman yang mendamping petani tanam padi hingga panen.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI-AD khususnya Kodim 0723/Klaten dalam membantu pemerintah daerah sebagai salah satu wujud nyata upaya menyukseskan swasembada pangan di Kabupaten Klaten. Pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan petani

Pendampingan dilakukan saat pertanaman padi. Misalnya saat melakukan penanaman padi di lahan petani bernama Ponimin dan Cipto di Dukuh Padokan Rt01/Rw03 Desa Kuncen Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten. Pendampingan juga dilakukan di lahan Tukiran dan Sasongko Suwardi, Ketua Poktan Tani Makmur II yang menanam padi Varietas IR 64.

Dalam pendampingan tanam, Babinsa juga mengajak petani menanam dengan pola tanam jajar legowo. Cara tanam ini adalah dengan mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman. Sistem jajar legowo yang diterapkan ada yang 2:1, bisa juga 3:1 atau 4:1.

Danramil 23/Ceper Kapten Inf Dwi Haryono mengatakan, pihaknya selalu memberikan motivasi kepada Babinsa untuk mendukung program swasembada pangan di wilayah masing-masing. Dengan demikian apa yang diharapkan yaitu peningkatan produksi padi dan kesejahteraan petani bisa tercapai dengan baik dan berjalan lancar.

Untuk mendukung program tersebut serta mencapai target, Dwi Haryono menegaskan, Babinsa selalu memberikan pendampingan baik secara teori maupun praktek langsung. “Dengan pendampingan diharapkan hasil panen lebih baik, produksi maupun produktivitasnya yang sangat bagus sehingga dapat membawah keuntungan bagi para petani karena semua tata cara kelola sudah sesuai anjuran,” katanya.

 

Dari tanam hingga panen

Dwi Haryono menganggap sistem jajar legowo sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan produksi padi. Apalagi Kecamatan Ceper memiliki potensi strategis dengan kondisi lahan yang cukup subur yang dapat memberikan manfaat dalam mendukung target program pemerintah sistem jajar legowo.

“Dengan jajar legowo pertumbuhan rumpun padi akan lebih banyak dan pasti hasil panen akan semakin bagus. Jumlah gabah yang dihasilkan akan lebih banyak,  serangan pada tanaman padi juga berkurang,” kata Dwi.

Selain mendampingi saat tanam, Babinsa juga memberikan pendamping pada lahan petani yang sudah tanam. Dwi Haryono mengatakan, dengan adanya Babinsa turun ke sawah untuk pendampingan petani, diharapkan tanaman padi akan tumbuh dengan maksimal dan hasil yang akan dicapai petani pun akan melimpah.

Kegiatan seperti ini sangat disambut baik petani. Hal ini terlihat dari antusias petani dalam membersihkan rumput dan menyulami tanaman padi yang tidak tumbuh,” katanya.

Selain saat tanam, Koptu Suparman juga membantu warga petani di desa binaanya melakukan perontokan padi yang sudah di panen dengan menggunakan mesin perontokkan padi di sawah milik  Mulyanto, anggota Kelompok Tani Makmur, Ds Kuncen.

“Ini adalah peran serta kami Babinsa dalam upaya khusus pendampingan kepada petani. Ini sudah menjadi komitmen kami mendampingi petani ikut membantu mereka mulai dari penanaman padi sampai dengan panen sekarang ini,” katanya.

Ketua Poktan Tani Makmur II, Sasongko Suwardi menyampaikan banyak terimakasih atas motivasi dan dukungan Babinsa dan mantri tani serta PPL yang selama ini selalu aktif terjun langsung di lapangan sehingga petani termotivasi untuk bertanam padi dengan baik. “Kami juga tahu bagaimana cara merawat tanaman padi yang baik dan benar, karena selama ini kami belum begitu paham,” katanya.

Petani lainnya Tukiran mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa yang telah pendampingan kegiatan tanam ini. “Saya sangat senang kedatangan Babinsa di desa kami yang selalu mendampingi petani dan tidak pernah mengeluh, selalu sumangat dan setia mendampingin petani,” katanya. Kalangan petani juga berharap penanaman dengan menggunakan metode jajar legowo dapat meningkatkan produksi

Reporter : Suparman
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018