Rabu, 13 November 2019


Februari-Mei Panen Raya

09 Apr 2019, 13:18 WIBEditor : Yul

Panen padi di sejumlah daerah terus berlangsung.

Kuntoro Boga mengakui, selama Februari hingga Mei merupakan masa panen raya di sejumlah daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Lampung. Masa panen raya secara otomatis bakal menghasilkan peningkatan produksi komoditas pertanian. Kendati begitu, tetap harus diwaspadai ulah tengkulak yang kerap menekan harga hasil panen petani amat rendah.

"Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama semua jajarannya turun ke lapangan memantau pergerakan harga gabah. Temuan di lapangan, sejak pertengahan Maret harga gabah turun tidak sesuai HPP ditetapkan," kata Kuntoro Boga.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Takmid mengatakan, saat ini harga gabah di wilayahnya mencapai angka Rp 3.800/kg. Sedangkan penyerapan Bulog hingga 3 April ini mencapai 135 ribu ton. “Tapi posisi kita belum panen raya karena masih di angka 45%. Penghitungan kita justru pada saat puncaknya yang diperkirakan mencapai angka 1,8 juta ton gabah kering,” katanya.

Untuk itu, ia berharap Bulog bergerak turun menyerap gabah petani. “Petani hanya menginginkan harga gabah stabil, setidaknya sama dengan HPP Rp 4.070,” katanya.

Sementara itu Perum Bulog menegaskan optimis target serapan beras tahun 2019 dari petani dapat tercapai. Sebelumnya Bulog menargetkan serapan beras pada tahun 2019 sebesar 1,8 juta ton.Kami optimis bisa mencapai target dengan segala upaya untuk menyerap hasil panen petani, ujar Kepala Bagian Humas dan Kelembagaan Bulog Firmansyah.

Firmansyah mengatakan, hingga Maret 2018 serapan Bulog masih sebesar 86.000 ton. Namun Bulog tetap mendorong serapan gabah di petani. Apalagi ke depan akan terdapat peningkatan serapan yang signifikan dengan banyaknya wilayah yang mulai panen. Kalo lihat tren tahunan akan ada peningkatan beberapa bulan ke depan sesuai siklus panen,” katanya.

Meski begitu bila dibandingkan dengan serapan tahun-tahun sebelumnya pada bulan Maret memperlihatkan perbedaan yang signifikan. Data Bulog menyebutkan, serapan Bulog hanya pada bulan Maret 2018 saja mencapai 215.103 ton. Pada tahun 2018 total serapan beras sebesar 1,44 juta ton turun dari tahun 2017 sebesar 2,16 juta ton dan tahun 2016 mencapai 2,96 juta ton.

Reporter : Idt
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018