Rabu, 24 Juli 2019


BPTP dan UPT Mektan Kawal Klaster IP 300 Aceh

15 Mei 2019, 14:37 WIBEditor : Yulianto

Lokasi klaster IP 300 di Aceh | Sumber Foto:Fathan

Program IP 300 dilaunching 23 April 2019 lalu oleh Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT. Untuk keberhasilan program tersebut, BPTP Aceh dan UPT Mekanisasi Pertanian, Aceh akan mengawal kegiatan itu

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Besar---Kluster padi IP 300 menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Aceh untuk mendongkrak produksi padi. Dengn program ini diharapkan Indeks pertanaman mampu terangkat dari 1,6 menjadi 3, sehingga produksi padi di Bumi Serambi Mekkah ini dapat meningkat 2 kali lipat dari sebelumnya.

Program IP 300 dilaunching 23 April 2019 lalu oleh Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT. Untuk keberhasilan program tersebut, BPTP Aceh dan UPT Mekanisasi Pertanian, Aceh akan mengawal kegiatan itu.

Kepala BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Aceh, M Ferizal mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan teknologi untuk menyukseskan program ini, sehingga peluang kegagalan bisa diminimalisir. “Kami akan terus melakukan pendampingan untuk mengawal program ini, apalagi kami juga mendapatkan dukungan dari Dinas Pengelolaan Air, sehingga ketersediaan air Inshaa Allah akan terjaga sepanjang tahun  dan kemungkinan gagal panen bisa kita minimalisir,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ferizal mengungkapkan, pendampingan yang dilakukan pihaknya tidak terbatas pada saat penanaman, tapi juga sampai ke tahapan pemeliharaaan, perawatan, pengendalian hama dan penyakit tanaman , bahkan sampai ke tahap panen dan pasca panen.

Peluncuran program IP 300 sendiri melibatkan berbagai alat dan mesin pertanian dengan teknologi modern ini, juga tidak terlepas dari peran aktif UPT Mektan yang menyediakan semua kebutuhan alat mesin pertanian untuk mendukung program ini. Seperti diungkapkan Kepala UPT Mektan, drh Ahdar, MP yang sejak tahap perencanaan sampai penanaman perdana sudah menurunkan seluruh personel teknisnya untuk terlibat aktif dalam program ini.

“Mulai dari tahap perencanaan, pengolahan lahan sampai penanaman perdana, kami all out menurunkan semua personel untuk mendukung program ini, dan ini akan terus kami lakukan sampai program ini berhasil,” ungkap Ahdar. Pilot project klaster padi IP 300 seluas 500 ha berlokasi di kawasan Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

 

Reporter : Fathan MT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018