Tuesday, 27 October 2020


Didampingi Babinsa, Petani Klaten Tetap Tanam Saat Musim Kemarau

09 Jul 2019, 15:39 WIBEditor : Yulianto

Babinsa damping petani saat baja sawah | Sumber Foto:Koptu Suparman

Pendampingan pengolahan lahan tersebut merupakan salah satu kegiatan mempercepat Luas Tambah Tanam (LTT)

TABLOIDSINARTANI.COM, Klaten---Di tengah beberapa wilayah tengah dilanda kekeringan karena musim kemarau, petani di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tetap melakukan pertanaman padi. Petani mendapatkan pendampingan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim 0723/Klaten.

Di lahan milik Sulasto, Babinsa Koramil 23/Ceper jajaran Kodim 0723/Klaten, Koptu Suparman nampak tengah membantu petani di wilayah binaannya membajak sawah menggunakan traktor di lahan seluas sawah 2.200 meter persegi. Pendampingan pengolahan lahan tersebut merupakan salah satu kegiatan mempercepat Luas Tambah Tanam (LTT).

Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk tugas TNI bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL)  Kecamatan Ceper dalam mendampingi petani dalam bercocok tanam, terutama untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah, sehingga tercipta swasembada pangan yang mencukupi,” tutur Suparman.

Suparman mengatakan, dalam pendampingan itu pihaknya memotivasi, memantau dan memonitoring kepala desa (kades) dan ketua kelompok tani  (poktan) tani makmur. “Kami menghimbau petani yang sudah panen segera menggarap lagi lahannya selama masih ada air,” ujarnya.

Dampingi Panen

Selain memberikan pendampingan saat tanam, bertempat di sawah Sadimin, Koptu Suparman juga mendampingi saat panen padi. “Pada musim tanam ketiga ini, kita tidak boleh lengah, tetap harus semangat dan sebagai motivator petani untuk menjadi contoh dalam menyukseskan program pajale, khususnya padi,” tegasnya.

Untuk mendukung program swasembada pangan, Suparman mengatakan, Babinsa selalu memberikan pendampingan, baik secara teori maupun praktek langsung agar program swasembada pangan dapat tercapai dan sukses. Varietas padi yang ditanam petani jenis Situbagendit seluas 1 ha, dengan hasil panen kurang lebih 6,3 ton/ha gabah kering panen.

“Kami berharap pendampingan mendorong petani menanam padi secara serentak dan hasil panen padi bisa lebih baik, sehingga petani dapat membawa keuntungan petani karena semua tata cara kelola sudah sesuai anjuran dan arahan PPL maupun Babinsa,” tuturnya.

Sementara Danramil 23/Ceper Kapten Inf Dwi Haryono menegaskan, kegiatan yang dilakukan anggotanya merupakan bentuk upaya membantu petani dalam mengatasi kesulitan dalam usaha tani dan berupaya menyukseskan swasembada pangan. Dengan adanya Babinsa yang terjun langsung di lapangan diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta semangat petani.

“Kami selalu memberikan penekanan dan motivasi kepada para Babinsa untuk mendukung program swasembada pangan di wilayah desa binaan masing masing, sehingga apa yang diharapkan oleh Komando atau pemerintah bisa tercapai dengan baik dan berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Sementara itu Sadimin mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa dan anggota TNI yang telah membantu kegiatan panen. Saya sangat senang dengan kehadiran babinsa di desa kami yang selalu membantu petani maupun masyarskat dan tidak pernah mengeluh, selalu semangat dan setia mendampingi para petani mulai dari awal pengolahan sampai dengan panen,” ungkapnya.

 

Reporter : Suparman
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018