Minggu, 18 Agustus 2019


Beras Organik Pandanwangi Deli Serdang Laris Manis

09 Agu 2019, 17:19 WIBEditor : Ahmad Soim

Padi organik bersertifikat di Deli Serdang | Sumber Foto:Abi

Sukardi menyebutkan biaya produksi budidaya padi organik Rp 13,5 juta perhektar, menghasilkan 6 hingga 7 ton gabah kering giling (GKG) per hektar, setara 3,8 ton beras. Harga jual Rp 13.500 perkg



TABLOIDSINARTANI.COM -  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus mendorong  pertanian ramah lingkungan dengan mengembangkan padi organik. Salah satunya dikembangkan petani di Deli Sedang, Sumatera Utara.

"Ini di Deli Serdang, Sumatera Utara ada tiga kelompoktani padi organik seluas 49 hektar, salah satunya ada di Desa Karanganyar ini," demikian diungkapkan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi saat berkunjung di Kelompok Tani Mekar Pasar Kawat, Desa Karanganyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Jumat (9/8/2019).

Suwandi menjelaskan peluang pengembangan budidaya padi organik semakin menjanjikan sebab selera konsumen saat ini sudah bergeser ke arah pangan yang sehat. Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan perhatian pada teknik budidaya yang ramah lingkungan. Buktinya pasokan beras organik laris manis di sekitar Medan.

"Kita terus berkomitmen membangun teknis pertanian yang sehat dan ramah lingkungan, bahkan membangun desa mandiri organik di berbagai wilayah," jelas dia.

Sukardi, Ketua Kelompoktani Mekar Pasar Kawat mengatakan proses budidaya padi organik tidak jauh berbeda dengan padi biasa. Air irigasi dijaga supaya tidak tercemar dengan cara sederhana dengan membuat bak-bak petak air untuk pengendapan sebelum masuk ke sawah dan bila perlu dikasih enceng gondok.

"Benih pandanwangi merupakan benih jabal, dibiakan sendiri dan sudah memiliki rumah Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO, red) dan ternak sapi," ujarnya.

"Pemupukan dengan kompos dan pupuk kandang 1,5 ton permusim, serta pestisida nabati seperti penggunaan daun nimba, rempah-rempah, tricoderma, tanaman refugia dan lainnya," imbuh dia.

Sukardi menambahkan padi organik ini telah mendapat sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS) sejak 2013 dan diperpanjang pada 2016 berlaku 3 tahun ke depan. Secara LeSOS melakukan pendampingan dan inspeksi langsung ke lokasi pertanaman.

"Bahkan secara periodik dilakukan uji lab mutu air irigasi dan kualitas beras serta mencermati kondisi lingkungan sekitar," sebutnya.

Terkait biaya produksi, Sukardi menyebutkan biaya produksi budidaya padi organik Rp 13,5 juta perhektar, menghasilkan 6 hingga 7 ton gabah kering giling (GKG) per hektar, setara 3,8 ton beras. Harga jual Rp 13.500 perkg untuk beras organik pandanwangi dan Rp 12.500 perkg untuk beras organik ciherang.

"Iya tidak apa-apa memang dijual lebih murah, namun cepat laku dan ini sebagian memasok sosial untuk kemanusian panti jompo dan komunitas autis," cetusnya.

Selain itu, sambung Sukardi, penjualannya pun tidak ada kendala pasar. Bahkan permintaan tinggi dan kami kewalahan, habis untuk pasok di wilayah Lubuk Pakam, Binjai dan Medan. Pelanggan rutin 0,5 ton perbulan ke panti jompo dan 1,5 ton perbulan ke komunitas autis.

"Manfaat konsumsi beras organik orang jompo memperbaiki sistem.percernaan dan bagi penderita autis mengonsumsi 2 tahun berturut turut bisa menurunkan hiperaktif dan membaik dan bisa pindah masuk ke sekolah umum," tuturnyam

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Samsul Bahri mengatakan Deli Serdang akan mengembangkan padi organik hingga 500 hektar pada akhir 2024.

"Padi organik menjadi andalan ekonomi pengungkit kesejahteraan petani di wilayah sini," katanya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Juwaini menambahkan dinas pertanian setiap tahun menumbuhkan 5 hingga 7 kelompok tani padi organik termasuk memfasilitasi sertifikasi, pembinaan dan pelatihan di lapangan.

"Potensi pasar masih sangat terbuka baik untuk wilayah Medan maupun ekspor," ujarnya.

Reporter : Abi Y
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018